Gara-gara ada Pejabat “adu Jotos”, Gedung DPRD Empat Lawang Dijaga Ketat

 220 total views,  2 views today

TEBINGTINGGI – Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) geram dan kecewa atas ulah kedua pejabat terlibat adu jotos di Sekretariat DPRD Empat Lawang.

HBA menyayangkan, perkelahian antara Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang, Persi dengan bagian umum Setwan Empat Lawang Darlin Duntjik. Karena itu tidak mesti dilakukan, sebab itu hanya mis komunikasi antara keduanya.

“Ya sangat disayangkan itu terjadi, membuat malu,” sesal HBA.

Disampaikan HBA, semestinya harus kembali ke fungsi masing-masing dan harus bekerjasama antara dewan dan Setwan dalam melayani masyarakat. Nah sekarang saya tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah, nanti akan didalami dulu mengenai persoalan ini.

“Saya belum tahu siapa yang salah dan benar, yang jelas keduanya harus introspeksi diri masing-masing dan harus merenungi apa yang sudah dilakukan, “katanya.

Otomatis sekarang, lanjutnya nama DPRD Empat Lawang sudah tercemari gara-gara persoalan sepele. “Ya semestinya harus diselesaikan dengan kepala dingin dan jangan sampai dengan kekerasan seperti itu, “ucap HBA.

Untuk sanksi? HBA belum bisa berkomentar banyak mengenai hal itu, karena ia ingin mendalami terlebih dahulu persoalan tersebut. “Saya belum bisa memberikan sanksi, sebab belum tahu siapa yang salah dan benar, “jelasnya.

Sementara itu Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Supriatna mengatakan kedua belah pihak melapor, namun bedasarkan keterangan dari Bagian Umum Darlin menerangkan dia didatangi Persi dan menanyakan mengenai kelulusan penerimaan Tenaga Kerja Suka Rela (TKS). Nah disana terjadilah cek cok mulut antara keduanya dan dua-daunya melakukan kekerasan. Sementara keterangan dari Persi mengatakan Darlin yang mendahului.

“Sekarang kita akan dalami dulu dan akan melakukan pemeriksaan saksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), “katanya.

Lanjut Nanang, dikarenakan keduanya sama-sama melapor jadi masih dijadikan korban, dan untuk perkara ini split. Keduanya sudah kita periksa jadi korban dan tersangka dan tinggal lagi pemeriksaan terhadap saksi.

“Karena saat kejadian itu ada tiga tamu di dalam dan mereka lah yang memisahkan perkelahian itu, nanti akan kita periksa saksi-saksi setelah itu baru melakukan olah TKP, “terangnya.

Kami dari pihak penyidik berharap permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan saja. Karena menurutnya tidak ada untungnya, sebab menangpun jadi arang dan kalah jadi abu.

“Ada baiknya diselesaikan secara kekeluargaan saja, “harapnya.

Dituturkan Nanang tadi pagi (Kemarin, red) untuk melakukan penjagaan mengirimkan anggota ke Kantor DPRD Empat Lawang untuk berjaga-jaga, ditakutkan nantinya akan terjadi keributan.”Kita mengirimkan anggota untuk berjaga-jaga, kalau saja terjadi keributan, “tukasnya

Untuk diketahui, Senin (2/2) sekitar pukul 13.30 WIB. Dua pejabat Kabupaten Empat Lawang terlibat adu jotos. Perkelahian tersebut antara Wakil Ketua DPRD Empat Lawang, Persi dengan Kabag Umum Sekretariat Dewan (Setwan), Darlin Duntjik.

Akibat perkelahian itu, sekretariat dan ruang paripurna DPRD Empat Lawang heboh. Apalagi mencuat isu ada pengerahan masa kedua belah pihak.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, kejadian bermula ketika wakil Ketua DPRD, Persi mendatangi ruang Kabag Umum Setwan, Darlin. Diduga kedatangan Persi bermaksud menanyakan alasan kenapa anggota keluargannya ditolak menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Setwan. Entah apa masalah lainnya, tiba-tiba terjadi pertengkaran mulut hingga keduanya tersulut emosi. Merasa diperlakukan kasar, Persi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Empat Lawang.

Isu pengerahan masa diantisipasi cepat pihak Polres Empat Lawang, setidaknya puluhan personil kepolisian melakukan penjagaan ketat di halaman kantor DPRD, simpang SMA Negeri 1 dan dekat Pemkab Empat Lawang. Namun setelah pukul 17.00 WIB tidak ada aksi pengerahan masa, polisi pun membubarkan diri.

Begitu juga keesokan harinya, Selasa (3/2), puluhan personil polres Empat Lawang kembali melakukan penjagaan dan pemeriksaan sejumlah tamu yang datang ke gedung DPRD Empat Lawang. Namun tidak ada indikasi pengerahan masa, suasana kantor DPRD kondusif.

 

TEKS         : SAUKANI

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster