Bupati Empat Lawang Pastikan dirinya tak “Makan” Uang Honorer K2

Haji Budi Antoni Aljufri, Bupati Empat Lawang, | Dok KS

Haji Budi Antoni Aljufri, Bupati Empat Lawang, | Dok KS

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) memastikan dirinya tidak makan sepeser pun uang honorer kategori kedua (K2).

‪Selama ini, kata HBA banyak fitnah beredar, baik dirinya maupun pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang dalam hal ini mengurus honorer K2 dan K1. Baik isu pemungutan dana sampai bupati tidak mau menanda tangani usulan karena tidak ada uangnya.

“Saya tegaskan, demi Allah demi Rasullullah saya tidak makan uang kalian K2. Usulan lamban karena ada yang harus saya selesaikan bukan karena tidak ada uangnya. Jadi jika ada dana yang kamu serahkan bukan saya yang makan tapi oknum,” tegas HBA di acara pelantikan pejabat dan pengambilan sumpah PNS honorer K2 serta pengarahan formasi umum, kemarin.

‪HBA menceritakan, sudah banyak pengorbanan dan perjuangan yang berat K2 menjadi CPNS sampai diserahkan Nomor Induk Pegawai (NIP) nya hari ini, (kemarin, red) yang tidak semudah membalikan telapak tangan, ada yang korban perasaan, ada yang terlunta mengurus sendiri ke Jakarta sampai isu menyesatkan tadi.

Kedepan mari bersama tinggalkan masa lalu songsong masa depan, bulatkan tekad, satukan visi guna membangun Empat Lawang Emass gemilang.

‪Sisi lain, HBA juga menjelaskan pelantikan K2 merupakan perintahnya meskipun BKD sempat diancam berbagai pihak agar jangan melakukan pelantikan karena banyak masalah.

“Pelantikan K2 ini sudah sesuai aturan, jikapun masih ada yang bermasalah kita selesaikan dan susulkan saja,jangan sampai menundak hak orang lain yang juga lebih dominan, ini butuh keberanian,” katanya.

‪Kepala BKD Empat Lawang, M Azhari melalui Kabid Pengangkatan dan Mutasi Pegawai, Feri Agusman menyampaikan, honorer K2 yang dilantik dan diserahkan NIP-nya sebanyak 228 orang 34 diantaranya belum keluar NIP dengan keterangan berpindah kerja dari satu daerah ke daerah yang lain, kemudian mengajar di sekolah swasta.

“Inilah keputusan orang pusat yang sisanya masih terus kami usahan. Karena tiga diantaranya memang belum kembali berkas sama sekali,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com