Duh, Banyak Pelajar Berkeliaran di Warnet Saat jam sekolah

 557 total views,  2 views today

Pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan yang asyik di warnet saat jam sekolah berlangsung. | Dok KS

Pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan yang asyik di warnet saat jam sekolah berlangsung. | Dok KS

LUBUKLINGGAU – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah pelajar-pelajar nakal yang kerap menghabiskan waktu di warung internet (Warnet) saat jam sekolah berlangsung.

Sejumlah pelajar yang masih mengenakan atribut Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Lubuklinggau asyik bermain internet di salah satu warnet di Jalan Raden Wijaya Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Beberapa pelajar mengenakan seragam putih abu abu ini nongkrong di warnet sekitar pukul 08.00 WIB, mereka asyik bermain media sosial dan lengkap dengan handsfree di telinga.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Lubuklinggau, H Mustofa Yusuf,melalui sekretarisnya, Agus Sugianto menegaskan, pihak dinas segera berkoordinasi dengan bidang pendidikan menengah untuk segera memberikan teguran kepada sekolah terkait, agar pelajar tersebut diberikan sanksi.

“Kita berterimakasih atas informasi masyarakat ini, laporan ini akan segera ditindaklanjuti oleh Kepala Bidang Dikmenti,salah satunya dengan menegur lisan kepala sekolah bersangkutan,” kata Agus.

Mantan Kadisdik ini, berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah dan pelajar yang bolos saat jam sekolah tersebut,namun tetap memperhatikan jenis pelanggaran dengan proses yang ada.

“Kita pastikan dulu pelajar sekolah mana yang bolos tersebut, setelah itu kita beritahu dengan kepala sekolahnya, kemudian kita proses sanksinya,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada para kepala sekolah agar memperketat pengawasan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah masing-masing,agar tidak ada lagi pelajar yang bolos saat jam belajar berlangsung.

Mengenai sanksi,setelah dilakukan pendataan pihak sekolah akan menaggil orang tua/wali pelajar bersangkutan,dan jika sudah sering melakukan pelanggaran tatatertib sekolah,maka orangtua/wali wajib menandatangani surat perjanjian.

Mirisnya, selama ini banyak siswa yang dari rumah sekolah dan melayangkan surat izin kesekolah,kemudian nongkrong.

“Sanksi pasti ada, surat panggilan orang tua, kalau sudah tiga kali biasanya ada surat perjanjian, nah kalau melanggar lagi pasti siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah,” katanya.

 

TEKS         : SRI PRADES

EDITOR     : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster