Banyak Jukir Nakal, Dishub dinilai tak Tegas Atasi Masalah Parkir

 327 total views,  2 views today

PALEMBANG – Tidak pernah capai target untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir, pengelolaan parkir terancam akan dialihkan pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Mulyadi mengatakan, pihaknya sudah membuat wacana agar pengelolaan parkir dilakukan BUMD, sehingga target yang ditentukan bisa terealisasi.

“Jadi, kedepan harus ada Perusahaan Daerah (PD) Parkir, yang berdiri sendiri. Ya, sama halnya seperti PD Pasar Palembang Jaya,” ungkapnya saat dibincangi, di ruang kerjanya, Senin (2/2).

Ungkap Mulyadi, permasalahan parkir di Palembang sudah sangat kronis. Bahkan, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang selaku pengelola, sepertinya tidak sanggup memenuhi target yang ditentukan.

“Dishub tidak pernah melakukan tindakan tegas. Kenapa retribusi parkir tidak pernah capai target. Ini kan aneh, sementara pertumbuhan lahan parkir di Palembang sangat tinggi. Bahkan, setiap pekan bermunculan lahan-lahan parkir baru,”katanya.

Sambungnya, selain untuk memenuhi target untuk PAD Kota Palembang, adanya PD Parkir itu juga untuk menekan angka kebocoran parkir. Oleh itu, pihaknya mendesak kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang segera membuat aturan tentang BUMD.

“Titik parkir di Palembang ini semakin banyak, berbanding terbalik dengan pendapatan parkir yang minim. Ada apa ini ?,” bebernya.

Kata Mulyadi, permasalahan parkir saat ini menyebabkan hal negatif seperti, tumbuhnya parkir liar, kemacetan dimana-dimana dan lainnya.

“Juru parkir (jukir) sekarang ini tidak jelas. Bahkan, mereka menekan orang untuk membayar biaya tinggi. Seperti parkir di kawasan swalayan Megaria, saya pernah di minta uang Rp15 ribu untuk biaya parkir. Ini sudah kejahatan,”akunya.

Kata Mulyadi, adanya jukir nakal atau semakin tumbuhnya parkir liar di Palembang ini, disebabkan kurangnya pengawasan dari Dishub Palembang selaku pengelola.

“Insyaallah tahun 2015 ini PD Parkir sudah ada. Sehingga semua permasalahan yang ada selama ini bisa diselesaikan,”tutupnya.

 

TEKS      : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster