Wacana Pembangunan Waduk di Muara Dua Dapat “Lampu Hijau”

 839 total views,  2 views today

MUARADUA – Wacana akan dibangunnya waduk di Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji tahun 2015 ini, memasuki tahap pengurusan AMDAL (Dampak Lingkungan) serta pengukuran lahan.

Kades Sukabumi, Charles Martabaya menjelaskan, memang benar di Desa Sukabumi akan dibangun waduk, yang pada tahun 2015 ini memasuki tahap pengurusan Amdal dan pengukuran lahan.

Beberapa waktu lalu rombongan dari Jakarta dan dari Balai Besar wilayah Sumatera VIII/B2WS2 bersama pemerintah desa telah meninjau lokasi, desa lokasi, topografi dan pengeboran lokasi.

“Pembangunan waduk tersebut membutuhkan lahan seluas 1005 hektar, dimana lokasi tersebut berada di Dusun 7 dan Dusun 4 Desa Sukabumi kecamatan Tiga Dihaji,” katanya.

Sedangkan lokasinya berjarak sekitar 3 kilometer dari pusat desa. Lahan pembuatan wakduk saat ini terdapat kawasan hutan lindung dan kebun masyarakat yang masih produktif.

Meskipun lokasi waduk tersebut di Desa Sukabumi, tambahnya, namun pemilik lahan tersebut ada juga merupakan penduduk Desa Surabaya, Sukarena dan Karang Pendeta.

Pada dasarnya menyetujui dan menyambut baik pembangunan waduk tersebut, namun menurut Charles selaku kepala Desa Sukabumi berharap agar ganti rugi lahan mereka dapat secara maksimal,

“Harapan kami, ganti rugi lahan tersebut harus lebih tinggi dari harga pasaran tanah saat ini dikarenakan sebanyak 175 KK pemilik lahan tersebut akan menggunakan dana ganti rugi tersebut nantinya untukmembeli lahan baru, membuka lahan dan membuat pondok,” ujar Charles.

Dengan adanya pembangunan waduk ini, pasti banyak manfaat yang dirasakan masyarakat diantaranya pembangunan infrastruktur dan perekonomian, karena lokasi waduk tersebut dapat dibuat lokasi wisata, olahraga, pembangkit litrik di samping juga untuk irigasi.

Saat ini Kades Sukabumi tengah menunggu instruksi dari Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, H Muthadin Sera’I, kapan pemerintah desa Sukabumi dapat sosialisasi kemasyarakat.

Pembangunan waduk diperkirakan bakal menelan dana sebesar Rp2 triliun ini bersumber dana dari pemerintah pusat, tahun ini dalam proses pembuatan Amdal dan pengukuran lahan, tahun 2007 baru ground breaking dan tahun 2020 baru selesai.

Waduk ini nantinya akan menampung air sebanyak 260 juta meter kubik air dan dapat mengaliri air ke irigasi sebanyak 25 ribu ha, memiliki potensi aliran listrik dengan kekuatan 74 mega watt (MW).

Manfaat dari pembangunan waduk ini adalah pada musim kemarau, dapat menjadi cadangan untuk dialirakan di sebagian besar wilayah OKU, sedangkan air yang akan mengisi waduk tersebut adalah air yang dialirkan dari Danau Ranau.

 

TEKS       : FITRI

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster