Pemprov Sumsel Tambah Satgas Bencana‪

 276 total views,  2 views today

PALEMBANG – Mengetahui bahwa wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk daerah rawan bencana alam, seperti kebakaran hutan, longsor, banjir, dan bencana lainnya. Inilah yang membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sumsel membentuk tim siaga menghadapi bencana yang akan datang.

Kepala Sat POL PP Sumsel, Riki Junaidi menyebutkan, pihaknya sendiri telah merekrut orang-orang yang akan dijadikan Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas). Perekrutan ini dilakukan untuk menambah kuota bantuan jika diperlukan.

“Ketika terjadi bencana, mereka harus sigap memberikan pertolongan nantinya,” jelas Riki.

Menurut Riki, sejak 2013 lalu Linmas berada di bawah naungan Satpol PP Sumsel. Oleh karena itu, sudah ada 25 anggota baru yang sudah dididik, ditrainer, serta diberikan bekal terhadap mereka sehingga mereka nanti mampu menjalankan tugas-tugasnya.

Untuk menjadi Anggota Linmas, kata dia, bisa dari unsur mana saja. Yang terpenting, 25 Satgas Bencana tersebut nantinya bisa berpartisipasi ketika terjadi bencana di Sumsel.

“Kita kemarin sudah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan SAR Nasional (Basarnas), dan TNI. Semua pihak ini sudah memberikan ilmunya untuk melatih tim yang ada,” ujarnya.

Riki berharap, Anggota Linmas ini benar-benar terampil menjadi Satgas Bencana, salah satunya dalam hal penanganan korban bencana dan penanggulangan bencana. “Jadi, ke depan tugas Anggota Linmas tak hanya sebagai pemberi perlindungan kepada masyarakat, saat jaga atau ronda malam saja, melainkan menjadi Satgas Bencana mereka juga mampu,” ucapnya.

Terpisah, Kepala BPBD Sumsel, Yulizar Dinoto, mengapresiasi langkah Satpol PP Sumsel yang telah membentuk Satgas Bencana. Dengan demikian, menambah Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa menanggulangi bencana di Sumsel.

“Kita memang diminta sebagai salah satu pemberi dukungan tenaga ahli yang disiapkan untuk melatih para Anggota Linmas tersebut,” kata Yulizar.

Ditambahkannya, BPBD Sumsel telah memiliki sejumlah tenaga ahli yang sebelumnya dilatih di Jakarta untuk menanggulangi bencana.

Para Linmas tersebut, menurut Yulizar, akan dilatih kembali pada kesempatan yang akan datang, bagaimana cara menanggulangi berbagai bencana yang terjadi di Sumsel.

“Mereka akan dibekali pelatihan khusus seperti penanganan banjir, kebakaran, dan tanah longsor yang sering terjadi di Sumsel,” terangnya.

Dengan penambahan SDM yang mahir dalam penanggulangan bencana, Yulizar berharap, penanggulangan bencana di Sumsel akan semakin baik. Adapun pelatihan dasar yang akan diberikan, salah satunya, bagaimana caranya melakukan penyelamatan korban di air, kebakaran, dan tanah longsor.

“Untuk itu, para petugas tersebut harus bisa berenang. Akan kita ajarkan juga bagaimana cara penggunaan tenda, perahu karet, dan lain-lain,” pungkasnya.

TEKS:IMAM MAHFUZ
EDITOR:RINALDI SYAHRIL


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster