Setrum dan Meracuni Ikan Bisa Merusak Ekosistem Sungai

 491 total views,  2 views today

PAGARALAM – Upaya menjaga populasi endemik ikan sungai di Bumi Besemah ini dari kegiatan warga yang menangkap ikan dengan cara disetrum (listrik) atau diracun, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) akan memberikan   sanksi tegas kepada pelakunya. Hal itu dikemukakan kepala Dinas Peternakan (Disnakkan) Kota Pagaralam, Sukman SE MM, kemarin.

Menurutnya, sebagai langka antisipasi agar tidak terjadi penangkapan ikan dengan mengunakan setrum atau racun, pihaknya intensifkan pengawasan terhadap kondisi sungai yang ada di Bumi Besemah ini dengan menyebar sejumlah personil dilapangan.

“Menangkap ikan dengan cara diracun atau disetrum itu dilarang dan ada sanksi pidananya,” kata Sukman.

Kegiatan pengawasan terhadap sejumlah sungai, kata dia, selain dilakukan oleh Dinas Peternakan dan perikananan, diharapkan pula adanya peran serta masyarakat dalam menjaga ekosistem sungai.

“Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Pagaralam No. 18/2003, bagi pelaku yang menangkap ikan dengan peledak, listrik, racun dan sejenisnya akan dihukum 6 bulan penjara atau denda Rp5 juta,” katanya seraya berujar kalau hal itu dibiarkan, selain merusak ekositem sungai termasuk pula mengancam populasi endemik ikan sungai.

 

TEKS      : ANTONI STEFEN

EDITOR   : FJ ADJONG        





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster