Pembunuh Brimob di Musi Rawas Diterjang Empat Peluru

 421 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Setelah membentuk tim khusus (Timsus) yang yang ditunjuk Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Sat Reskrim Polres Mura berhasil meringkus tersangka pembunuhan anggota Brimob Polda Sumsel, Jumat (30/1) pukul 02.00 WIB.

Tersangka yang bernama Jasmani (38), merupakan kepala sekuriti PT Daya Argo Lestari (DAL) Musi Rawas (Mura), dimana tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Barry Firmansyah anggota Sat Brimob Polda Polda Sumsel, lantaran mencoba kabur dan melawan petugas saat akan ditangkap, akhirnya tersangka dilumpuhkan dengan empat butir timah panas yang menembus kedua kakinya.

Sambil menahan sakit di kedua kakinya, Jasmani mengatakan, kejadian bermula saat adanya cek cok mulut di gerbang masuk menuju PT DAL. Cek cok mulut terjadi antara anak buah Jasmani dengan pihak Barry. “Saat itu, saya masih di dalam perusahaan. Saya lalu ditelpon oleh kawan saya bahwa ada orang yang memaksa dibukakan portal perusahaan,” kata Jasmani, yang tercatat sebagai warga Sungai Pinang Muara Lakitan Musi Rawas ini. Baca : Seorang Anggota Polisi Brimob Tewas Ditikam di Musi Rawas

Menerima telpon dan anak buahnya, Jasmani mendatangi lokasi terjadinya cek cok mulut. Rupanya, laporan yang ia terima benar adanya dan melihat anak buahnya sedang cek cok mulut dengan sejumlah pria, yang belakangan diketahui adalah Barry dan rekan-rekanya. Melihat itu, Jasmani mengaku sempat mencoba meluruskan kejadian yang ada di sana.

Jasmani menyebutkan, saat Barry masih cek cok mulut dengan anak buahnya, Jasmani langsung menghujamkan pisau ke arah leher Barry. Tak puas sampai di situ, Jasmani kembali menghujamkan pisaunya ke punggung Barry.

Barry langsung tak berdaya dan terkapar bersimbah darah di lokasi kejadian. “Saya tidak tahu kalau yang saya tusuk itu anggota brimob. Saya kira, dia warga biasa,” kata pria yang pernah dipenjara juga karena kasus penganiayaan ini.

Usai menusuk Barry, Jasmani langsung kabur ke kediaman temannya yang ada di Kelurahan Jati Mulyo Lempuing Lampung Selatan. Ia akhirnya berhasil ditangkap di kawasan tersebut. Kasat Reskrim Polres Mura, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Teddy Ardian, mengatakan pihaknya bersama anggota Polda Sumsel sudah memantau pergerakan Jasmani selama lima hari. Ia diduga sebagai otak pembunuhan terhadap Brigpol Barry.

“Dia menusuk Barry saat Barry sedang cek-cok mulut dengan anak buahnya. Selama lima hari kita pantau pergerakanya. Namun, saat akan kita tangkap, dia melawan sehingg harus kita lumpuhkan dengan tembakan,” kata Teddy, yang dijumpai saat mengantar Jasmani berobat ke RS Bhayangkara Palembang.

Dilanjutkan Teddy, usai menjalani pengobatan, Jasmani akan dibawa ke Polres Mura untuk menjalani proses hukum. Saat ini, Polres Mura masih mencari keberadaan tiga teman Barry yang diduga ikut serta mengeroyok Barry hingga tewas. “Yang sudah berhasil kita tangkap ini merupakan pelaku kunci karena dia yang mengeksekusi korban. Kita akan mengorek informasi dari dia terkait keberadaan dua rekanya yang masih buron,” kata Teddy.

Seperti diketahui, Barry yang datang dari Palembang hendak menuju salah satu perusahaan di Mura. Sebelum tiba di perusahaan yang dituju, Barry harus melintas PT DAL dan portal di perusahaan itu sudah ditutup.

Barry selanjutnya meminta pihak keamanan PT DAL membukakan portal. Terjadi cek-cok mulut karena sekuriti PT DAL tidak mau membukakan kunci dan berakhir dengan kematian Barry.

 

TEKS        : OSCAR RYZAL

EDITOR    : JUANEDI ABDILLAH

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster