Jelang Final Inter Island Cup, Bobotoh Serbu Jakabaring

 451 total views,  2 views today

Ribuan Bobotoh memadati salah satu tribun di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, pada laga Final ISL lalu. | Foto ; Bagus Kurniawan

Ribuan Bobotoh memadati salah satu tribun di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, pada laga Final ISL lalu. | Foto ; Bagus Kurniawan

Palembang – Suporter Persib Bandung, Bobotoh dipastikan bakal kembali memadati tribun Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, untuk mendukung tim kebanggaanya menghadapi Arema Cronus di final Inter Island Cup (IIC) 2014, Minggu (1/2) pukul 18.30 WIB.

Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) Inter Island Cup (IIC) 2014, Faisal Mursyid mengungkapkan, pihaknya telah mendapat informasi jika suporter Persib Bandung (Bobotoh) akan datang ke bumi Sriwijaya dengan 20 bus pariwisata. Sedangkan tim suporter Arema Cronus (Aremania) belum mengkonfirmasi.

“Bobotoh sekarang dalam perjalanan ke Palembang dengan menggunakan 20 bus pariwisata. Kalau dari suporter Arema (Cronus) belum ada kabar. Untuk menjaga kondisi aman, tentunya kami berharap agar masyarakat dan suporter SFC bisa bergabung dan memberikan keamanan kepada dua suporter tamu ini,” kata Faisal Mursyid, kemarin.

Sementara itu, pihak panitia juga telah menyiapkan 20 ribu lebih tiket untuk partai puncak pra musim ini.

“Kami sudah mencetak 20 ribu tiket lebih. Tiket bisa dipesan sebelum hari pertandingan di www.kiostix.com (online), kalau di hari pertandingan bisa langsung ke sekretariat SFC di stadion, ” terangnya.

Pria yang juga sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) ini menjelaskan, untuk harga tiket sendiri telah ditentukan oleh PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi ISL. Untuk tribun VVIP Rp100.000, VIP biru Rp75.000, barat atas Rp 50.000, timur Rp 30.000 dan tribun selatan dan utara Rp20.000.

“Harga tiket tidak akan berubah, termasuk harga buat suporter kedua tim. Karena yang menetapkan harga tiket PT Liga,” tegasnya.

Seperti diketahui, terpilihnya Palembang sebagai tuan rumah karena faktor infrastruktur dan keamanan yang memadai. Dua faktor tersebutlah yang membuat PT Liga akhirnya menunjuk markas Laskar Wong Kito untuk menggelar final pra musim 2014 yang beberapa kali tertunda ini.

“Makanya kami meminta seluruh masyarakat Palembang dan suporter SFC tetap menjaga pamor kita di mata PSSI. Bahwa Palembang tempat yang aman dan memiliki venue bertaraf Internasional. Agar setiap event besar bisa terus digelar di sini,” tandasnya.

 

TEKS        : IQBAL

Editor      : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster