Pembangunan RSUP Sumsel Baru 25 Persen, Ditargetkan Selesai 2017

 351 total views,  2 views today

PALEMBANG – Sebagai Provinsi yang menggulirkan program Berobat Gratis, Pemprov Sumsel terus fokus dalam menambah fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat. Salah satunya ialah progres pembangunan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP), yang dibangun diatas lahan eks RS Ernaldi Bahar, KM 5 Palembang. Kini sudah mencapai 25 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Lesti Nuraini menguraikan, pihaknya masih terus menggodok dokumen perencanaan pembangunan tahap III dan persiapan lelang.

“Saat ini kita masih dalam tahap mempersiapkan lelang tender tahap III. Proses lelangnya sendiri, seperti biasa dilakukan secara online. Lelang tidak akan sampai lebih dari tiga bulan, jadi langsung lanjut pengerjaan lagi,” katanya, kemarin.

Total dana yang dianggarkan untuk pembangunan rumah sakit ini mencapai Rp600 miliar. Tahun lalu, Dinkes Sumsel telah menghabiskan Rp 52,8 miliar dan dianggarkan Rp198 miliar untuk pembangunan tahun ini.

Fisik pembangunan gedung utama rumah sakit 10 lantai ini, ditargetkan selesai pada 2015 ini. Gedung utama, yang dibangun terdiri dari, lantai basement yang akan dipergunakan untuk tempat parkir dan instalasi farmasi, lantai satu untuk instalasi gawat darurat, ruang diagnosa, ruang rawat jalan, dan fasilitas umum. Sedangkan lantai dua, terdiri dari ruang intensif yaikni ICU, NICU, dan PICU. Lantai tiga dipergunakan untuk instalasi bedah, laboratorium, dan ruang rehabilitasi.

Lantai empat hingga sembilan disediakan untuk ruang rawat inap. Dan lantai 10 diperuntukan ruang managemen dan pusat rekam medik. Selain gedung utama, dilingkungan RS Provinsi Sumsel ini pun akan dibangun gedung serbaguna, gedung pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan rumah sakit, laboratorium stem cell, fakultas kedokteran, dan perumahan bagi dokter.

“Untuk SDM-nya sendiri kita akan melakukan kerjasama dengan beberapa rumah sakit, untuk mempekerjakan dokter dan tenaga ahli lainnya di RSUP ini. Juga beberapa dokter yang berstatus sebagai PNS yang telah ditempatkan di beberapa rumah sakit atau badan, akan kita pindahkan,” jelasnya.

Pembangunan RSUP ditargetkan selesai pada 2017. Dan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) Nomor 56 tahun 2014, rumah sakit akan dibangun sesuai dengan klasifikasi yang ditetapkan oleh Kemenkes. Klasifikasi pelayanan akan dibedakan dengan kelas dan non kelas.

“Dan yang paling penting adalah rumah sakit ini akan memprioritaskan melayani pasien berobat gratis, baik pasien pemegang Jamsoskes ataupun BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

 

TEKS      : IMAM MAHFUZ
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster