Parkir Motor Rp 2.000-3.000, Laporkan !

 402 total views,  2 views today

Ilustrasi Parkir Motor. | Dok KS

Ilustrasi Parkir Motor. | Dok KS

PALEMBANG – Pemerintah kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang menghimbau bagi masyarakat yang biasa memarkirkan kendaraannya di tepi jalan, merasa dirugikan oleh juru parkir (jukir) yang memungut biaya parkir melebihi ketentuan Peraturan Daerah (Perda) dapat melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

“Pengunjung mal ataupun pengunjung pasar dan lainnya, jangan ragu untuk melapor ke Polisi atau Dishub. Karena dengan laporan itu, petugas dapat memproses jukir yang nakal, sehingga bisa menjadi efek jerah,”ungkap, Kepala Dishub Palembang, Masripin Toyib, belum lama ini.

Masripin mengaku, dalam Perda Nomor 16 Tahun 2011 besaran biaya parkir untuk kendaraan roda empat sebesar Rp 2.000 dan roda dua Rp 1.000 setiap unitnya.

“Jadi sudah jelas aturannya. Kalau ada jukir meminta biaya parkir melebihi aturan, silahkan laporkan. Sejauh ini belum ada laporan resmi dari masyarakat soal tingginya biaya parkir di tepi Jalan, kami hanya tahu dari media,”akunya.

Sementara itu salah seorang warga Metropolis, Naisin (32) mengatakan, tarif parkir saat ini sangat tinggi, yakni Rp 2.000- Rp 3.000 untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor.

“Kalau parkir ditepi jalan, seperti di mall Palembang Square (PS) tarifnya Rp 3 ribu. Kalau dikasih Rp 1000, jukirnya marah,” katanya.

Menurut Naisin, hal itu terjadi karena lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Ia berharap, Pemkot Palembang dapat meningkatkan pengawasan, sehingga biaya parkir sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Sudah jadi rasia umum, kalau biaya parkir tinggi. Tapi, sepertinya Pemerintah tidak pernah bertindak tegas,”ujarnya.

Hal serupa diungkapkan warga lainnya, Sindy (22) mengatakan, tarif parkir sangat memberatkan. Ia berharap, Pemkot Palembang dapat menindak oknum jukir yang nakal.

“Sekarang ini setiap tempat, ada jukirnya, seperti bank, rumah makan, dan lainnya. Padahal sudah jelas, kalau parkir di bank gratis. Tapi, karena ada jukir, terpaksa bayar,”tutupnya

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster