Final IIC di Jakabaring, Polisi Perketat Keamanan

6 total views, 3 views today

Kepolisian Resort Kota (Polresta), Palembang, siap menerjunkan  1.181 personel untuk pengamanan menyambut malam pergantian tahun baru 2014.. Foto . Iwan Cheristian

Ilustrasi Polisi | Foto : Iwan Cheristian

PALEMBANG – Sebanyak 1312 personil aparat kepolisian dari Polresta Palembang akan dikerahkan untuk menjaga keamanan saat laga final Inter Island Cup (IIC) 2015 di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) 1 Februari mendatang.

Ribuan pendukung dari dua kontestan diperkirakan akan memadati stadion Jakabaring. Yakni Bobotoh dari tim Persib Bandung dan Aremania dari Arema Cronus.

“Beberapa waktu lalu kami sudah menerima izin pertandingan laga final IIC Persib versus Arema berlangsung di GSJ. Sebanyak 1312 tim keamanan telah kita siapkan dari mulai dalmas awal hingga tim anti huru-hara,” kata Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Tulus Sinaga.

Dilanjutkannya, pihaknya telah belajar banyak sistem pengamanan sepakbola ketika laga final ISL 2014 digeber di Palembang. Ribuan gelombang kelompok suporter dari kedua klub tentunya turut menjadi proritas keamanan, terlebih lagi masa Bobotoh sempat membuat home base Sriwijaya FC menjadi biru.

“Kami juga akan mengamankan suporter tamu yang datang ke Palembang. Tetapi apabila mereka berbuat rusuh kita tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas. Ketika final ISL 2014 kami juga melakukan pengawalan khusus kepada suporter sejak mereka datang sampai mengantar mereka pulang keluar perbatasan Sumsel,” pungkasnya.

Final IIC 2014 yang berkali-kali tertunda ini akhirnya digeber di Palembang menjadi main host pertandingan tersebut. Ternyata PT Liga Indonesia telah menetapkan pertandingan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Minggu (01/2), pukul 19.00 WIB.

PT Persib Bandung Bermartabat telah menerima surat penetapan tanggal dan tempat pertandingan final dari PT Liga Indonesia, melalui surat nomor: 008/Liga/I/2015 pada tanggal 23 Januari. Surat ditandatangani CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, pada 22 Januari 2015.

“Terpilihnya Palembang menjadi tuan rumah IIC 2014 karena faktor kesiapan stadion kita. Selain itu, keamanan untuk penyelengaraan juga terjamin makanya pertandingan tersebut digelar di sini,” kata Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumsel Augie Bunyamin.

Menurut Augie, agar tidak terjadi gesekan antara suporter Persib Bandung, Arema Cronus dan pemilik home base Sriwijaya FC. Ternyata pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tiga kelompok suporter SFC, Singa Mania, Sriwijaya Mania Hooligan dan Simanis Ultras.

“Saya sudah kumpulkan tiga kelompok suporter SFC. Dan mereka siap membantu menjaga keamanan,” terangnya.

 

TEKS       : IQBAL

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com