Desa Pagar Dewa Miliki Berbagai Macam Batu Langka

 137 total views,  6 views today

Tampak batu-batu langka yang ditemukan warga. | Dok KS

Tampak batu-batu langka yang ditemukan warga. | Dok KS

MUARAENIM – Tiga warga dusun II, Desa Pagar Dewa, Kecamatan Tanjung Agung menemukan batu aneh dan antik di sekitar tempat tinggalnya. Batu-batu yang jumlanya cukup banyak tersebut ditemukan di sekitar Teluk Sawe disepanjang aliran sungai muara 3 di desa setempat.

Agusman (26), yang sehari-hari berprofesi sebagai petani menemukan batu yang diduga fosil mirip ular, peringgi atau labu, bentuk kijing, kura-kura, dan batu lainnya.

“Saya temukan hari Sabtu (17/1) lalu, di sekitar teluk sawe masih di Desa Pagar Dewa. Totalnya ada 9 batu antik,” ucap Agus saat dibincangi Kabar Sumatera, kemarin (23/1).

Agusman menerangkan, penemuan batu-batu tersebut tidak sekaligus. Awalnya kata dia, berjumlah 3 batu yang berbentuk seperti labu, kemudian bongkahan batu lagi berbentuk ular melingkar, dan bentuk kijing. Kemudian batu-bantu lainnya Ia temukan pada hari berikutnya Minggu (18/1) sore hari.

“Awalnya saya itu hanya ingin berburu Babi di hutan. Karena lama tidak dapat-dapat, dalam hati saya meminta kepada yang Kuasa untuk diberikan rejeki lain. Nah, setelah itu saya temukan batu-batu ini di pinggiran sungai,” ungkapnya.

Sekarang ini, tambah Agus, batu-batu yang ditemukan itu masih di simpan baik dirumahnya. Bahkan, ungkapnya, hal itu mendapat perhatian dari warga sekitar yang penasaran ingin melihat keunikan dari batu-batu tersebut.

“Saat ditemukan batu pada hari Minggu itu, malam sebelumnya aku mimpi dan diarahkan untuk datang lagi ke lokasi,” ucapnya.

Agusman mengaku belum tahu batu-batu tersebut akan diapakan. Saat ini, dirinya hanya ingin merawat dan menyimpan dirumahnya.

“Belum tahu mau diapakan, jika mau dipinta oleh pemerintah tidak akan saya kasih. Ini tititpan untuk saya dan saya ingin merawatnya. Bahkan, dalam ramalan saya masih ada lagi batu yang belum dapat,” terangnya.

Penemuan batu di Desa Pagar Dewa tersebut, ternyata juga dialami 2 warga lainnya, yakni Sumarsono dan Desilendra, kedua warga tersebut merupakan petani desa setempat. Menurut penuturan keduanya, batu-batu yang didapatkan tersebut lokasinya masih tak jauh dari penemuan yang pertama.

“Saya dapat dua batu, bentuknya seperti kaki kajah, dan satunya batu kuning gading. Saya temukan enam batu antik dan masih berjenis sama,” ucap keduanya.

Sementara itu, Kades Pagar Dewa Firdaus mengatakan batu temuan ini agar disimpan dan dipelihara sebagaimana baiknya, bisa saja ada cerita dibalik penemuan ini dan kalaupun ada Pemerintah yang ingin menelitinya sebaiknya diserahkan saja.

“Mudah-mudahan, batu tersebut bisa membawa hoki bagi penemunya. Dan apabila ada pihak pemerintah maupun swasta ingin melakukan penelitian, kita persilahkan,” ucapnya.

Terpisah Camat Kecamatan Tanjung Agung Drs Rahmad Noviar M.Si, memperkirakan bahwa batu ini bisa saja peninggalan masyarakat terdahulu yang ada dan sempat tinggal didusun Pagar Dewa.

“Namun jika ada pihak-pihak yang ini meneliti terkait penemuan batu ini sebaiknya dipersilahkan saja,” pungkas Noviar.

 

TEKS      : SISWANTO

EDITOR  : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster