Harnojoyo Didesak Segera Bongkar Sekolah Harapan Palembang

 3,383 total views,  6 views today

Sekolah Internasional harapan. | Dok KS

Sekolah Internasional harapan. | Dok KS

PALEMBANG – Pengamat Konstruksi Publik Fery Kurniawan mengatakan, Plt Wali Kota Palembang Harnojoyo, selaku pengambil kebijakan tertinggi di kota ini, harus melakukan pembongkaran terhadap Sekolah Harapan Internasional, karena hingga saat ini belum ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Tutur Fery, apa yang sudah dilakukan pemilik sekolah Harapan Internasional tersebut, tidak perlu diberi ampunan. Artinya, bangunan yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat (IB) I tersebut harus dibongkar.

“Sekolah itu sudah menyebabkan berbagai masalah. Terutama, bagi masyarakat sekitar seperti, banjir. Wali Kota Harus ambil tindakan tegas, karena adanya bangunan itu membuat warga sekitar sengsara,”ungkapnya, Jumat (23/1).

Sambung Fery, sebenarnya Harnojoyo bisa langsung melakukan eksekusi pembongkaran, ketika ia meninjau lokasi. Karena, sudah jelas bangunan itu menyalahi aturan, sebab sudah menutup saluran sungai Labidaro yang merupakan saluran drainase untuk mengatasi banjir di kawasan Jalan Soekarno Hatta.

“Bongkar, jangan ada kesan bahwa Wali Kota berpihak kepada Sekolah tersebut,”kata pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Underground Development.

Sebut Fery, alasan lain mengapa bangunan itu harus dibongkar, merujuk pada Surat Peringatan (SP) ke 4 kalinya yang dilayangkan Dinas Tata Kota (DTK) Palembang kepada pihak sekolah tersebut.

“Jika SP 4 sudah diberikan, berarti bangunan tersebut adalah bangunan liar, dan sesuai prosedur, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang, segera melakukan ekseskusi dengan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palembang untuk membongkar, dengan tenggang waktu 7×24 jam,”

Fery menambahkan, adanya informasi bahwa pihak sekolah mempunyai kekuatan (dekeng) yang kuat. Pihak Pemkot Palembang tidak perlu takut, karena rakyat yang akan melawannya.

“Jika Pemkot tidak berani tegas, kami yang akan bertindak tegas dan melapor ke DPRD Palembang. Sebab, hal itu tidak bisa hanya didiamkan,”katanya.

Terpisah, Kepala Sapol PP Palembang, Tatang DK Direja mengatakan, pihaknya siap melaksanakan eksekusi apabila sudah mendapat perintah dari Wali Kota maupun dinas terkait.

“Kami masih menunggu. Apakah bangunan tersebut harus dibongkar atau tidak,” tutupnya.

 

TEKS     : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster