Guru Agama di Daerah Sangat masih Kurang

 339 total views,  2 views today

Saefudin Latif. S.Ag, Humas kemenag Sumsel

Saefudin Latif. S.Ag, Humas kemenag Sumsel

PALEMBANG – Saifuddin Latif, S.Ag, Kepala Humas Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengatakan hingga sekarang guru agama di Sumsel masih sangat kurang. Hal itu dikatakan Saifudin menyusul adanya pernyataan Kementrian Agama Republik Indonesia yang sudah 4 tahun tidak melakukan pengangkatan tenaga pengajar pendidikan agama.

Akibatnya, menurut Saifudin, hal itu membuat di sejumlah daerah kekurangan tenaga guru agama. “Sekarang untuk daerah sudah kurang guru agama,” tegasnya kepada Kabar Sumatera, Kamis, (22/1)

Selain, menurut Saifudin, kurangnya gur agama di daerah sebagi akibat dari banyaknya guru agama yang sudah diangkat, kemudian meminta pindah ke kota. Sehingga tenaga guru agama yang seharusnya mengisi di daerah, menjadi kekurangan. “Sekarang untuk di daerah-daerah pelosok desa  semakin kurang  PNS guru agama,” katanya.

Menurut Saifuddin,  untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya akan memperketat peraturan, agar tidak ada lagi guru-guru dari daerah  pindah ke kota, yang menjadikan selama ini guru di daerah berkurang. “Kita akan memperketat aturan itu. Jangan sampai guru agama yang sudah diangkat pindah ke kota. Kalaupun mau pindah, harus ada penggantinya terlebih dahulu, kalau belum kita tidak akan berikan izin,” katanya.

Melihat kondisi sekarang, Saifidn mengakui jika di Sumsel, tetap mebutuhkan tenaga guru agama di tingkat sekolah negeri. Tujuannya agar setiap sekolah negeri ada tenaga pengajar guru agama. “Tentu kita masih butuh tenaga pengajar untuk guru agama, khususnya di daerah,” katanya.
TEKS      : ANDI HARYADI

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster