Sungai Meluap, Pemukiman dan Sawah di Lempuing Terendam Banjir

 434 total views,  2 views today

Petugas dari Kodim 0402 OKI dan BPBD melakukan evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya. | Dok KS

Petugas dari Kodim 0402 OKI dan BPBD melakukan evakuasi terhadap korban banjir di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya. | Dok KS

KAYUAGUNG – Sebanyak 32 rumah warga di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, terendam banjir dengan ketinggian satu meter. Selain rumah areal persawahan warga juga terendam akibat air sungai meluap.

Banjir disebabkan musim penghujan yang setiap hari mengguyur wilayah di Kabupaten OKI, tak terkecuali di dua kecamatan tersebut.

Beberapa desa yang terkena imbas banjir meliputi,  Desa Sungai Belida, Desa Lubuk Makmur Kecamatan Lempuing dan Desa Mekar Jaya, Desa Kepayang, Desa Cahaya Tani Sumber Makmur dan Desa Cahaya Makmur Kecamatan Lempuing.

Kodim 0402/OKI Letkol Inf M Arif S melalui Kanit Intel Lettu H Hatta, yang turun ke lokasi banjir,  Rabu (21/1) mengatakan, pihaknya sengaja turun untuk memberikan pertolongan kepada korban banjir yang menimpa beberapa desa.

Karena itu, kata dia air sudah masuk ke dalam perkarangan rumah sehingga banyak warga yang sudah meninggalkan rumah, dan memilih mengungsi ke rumah warga dan tetangga yang tak kebanjiran.

“Banjir yang terparah di Desa Cahya Makmur Lempuing, disini rata-rata sawah petani terendam banjir,” kata Lettu Hatta seraya melakukan evakuasi terhadap warga yang hendak mengungsi ke rumah tetangganya yang tak terendam banjir.

Disebutkan Lettu Hatta, berdasarkan inforamsi dihimpun lahan yang terkena banjir di Kecamatan Lempuing Jaya yakni, Desa Sungai Belida 50 Hektar 4 kelompok tani, Desa Lubuk Makmur 30 hektar 2 kelompok tani.

Dan untuk Kecamatan Lempuing yakni, Desa Mekar Jaya 57 hektar, Desa Kepayang 294 hektar 10 kelompok tani, Desa Cahya Makmur 65 hektar 3 kelompok tani, Desa Cahya Tani 80 hektar 4 kelompok tani, Desa Sumber Makmur 11 hektar 2 kelompok tani

Kepala BPBD OKI Ashar mengatakan, banjir merendam sedikitnya 32 kk yang tersebar di 6 desa.

“Karena luas desa sangat luas, dan data yang baru dihimpun baru berkisar 32 kk. Dan dirinya yakin masih ada rumah penduduk yang lainnya yang belum terdata,” ujar Ashar.

Namun, upaya pemerintah berkerja sama dengan pihak TNI tetap memberikan bantuan, kepada warga yang rumahnya terendam banjir.

Pemerintah melalui Dinas Sosial telah mendirikan posko banjir dan juga posko kesehatan di lokasi banjir. Sementara ini kata Ashar,  dinas sosial telah memberikan bantuan 10 dus mi instan, 100 kg beras, 5 dus sarden.

“Ini baru bantuan ala kadarnya, karena pihak pemerintah desa belum melakukan pendataan sebenarnya, karena terhalang banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas  Kesehatan HM Lubis mengatakan, pihaknya segera memberikan bantuan obat-obat kesehatan bagi warga yang tertimpa musibah.

“Ya, di sana sudah didirikan posko kesehatan, dan pihak puskesmas di Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya sudah siaga di lokasi untuk memberikan pertolongan kesehatan secara gratis,” tandasnya.

 

TEKS        : DONI AFRIANSYAH.

EDITOR     : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster