BPK Minta Pemprov Sumsel Segera Selesaikan Laporan Keuangan

 246 total views,  2 views today

PALEMBANG – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Selatan meminta kepada Pemprov Sumsel agar segera menyelesaikan hasil laporan keuangan tahun 2014 lalu. BPK meminta laporan keuangan 2014 tersebut, dapat selesai hingga Maret nanti.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, I Gede Kastawa mengatakan, BPK telah mengajukan permohonan pemeriksaan keuangan kepada Pemprov Sumsel, terkait audit keuangannya ditahun lalu. Namun sebelumnya, I Gede menuturkan, pihaknya akan menunggu Pemprov menyusun laporan keuangannya.

“Untuk itu, diharapkan agar Pemprov Sumsel dapat segera mengoptimalkan laporan keuangannya, BPK akan memberikan batas waktu laporannya sampai Maret nanti,” kata Kastawa usai menemui Gubernur di ruang kerjanya, Rabu (21/1).

Kastawa mengatakan, selama menunggu, dirinya juga meminta Gubernur sebagai pejabat tertinggi di lingkungan Pemprov dapat memantau proses penyusunan laporan. Tujuannya, tak lain agar Gubernur dapat segera melakukan langkah-langkah recovery bila terjadi potensi temuan yang menyimpang.

Meski demikian, dia menegaskan sejauh ini pihaknya belum menemukan potensi penyimpangan anggaran. Namun menurut dia dalam setiap laporan BPK, temuan penyimpangan lumrah terjadi tapi dengan catatan tak melebihi batas kewajaran.

“Biasa penyimpangan yang kerap kita temukan itu seperti dalam bentuk ketidak patuhan, kelemahan sistim interen, dan kepatuhan terhadap perundang-undangan berlaku, namun pastinya kita akan mengcover semua temuan-temuan itu agar dapat ditindak lanjuti,” jelasnya.

Lanjut Kastawa, apabila yang direkomendasikan tidak ditindaklanjuti, hal itu jelas akan menyulitkan instansi terkait untuk meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk itu, dia mengharapkan setiap permasalahan dan temuan yang direkomendasikan hendaknya dapat segera ditindak lanjuti.

Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Mukti Sulaiman mengatakan, Pemprov Sumsel akan segera memenuhi laporan yang dimintai BPK. Pihaknya pun berjanji akan menyelesaikan laporan tersebut lebih cepat dari target yang ditentukan.

“Akhir Februari kita targetkan selesai, seluruh persoalan rekomendasi yang masih tersisa akan kita tindak lanjuti,” kata Mukti.

Sebut Mukti, Pemprov Sumsel juga akan berupaya untuk meraih predikat WTP bidang keuangan, pihaknya akan banyak melakukan evaluasi pengganggaran disetiap SKPD.

Saat ini, kata dia, ada tiga SKPD yang masih banyak persoalan laporan keuangan yakni, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Peternakan, serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Sejauh ini, SKPD bersangkutan banyak kesulitan mengumpul berkas dokumennya, tentunya kita akan terus kejar itu dengan menurunkan tim personil. Sehingga permintaan BPK bisa kita penuhi,” pungkasnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster