Banyak Kendaraan “Plat Merah” yang Ugal-ugalan di Jalan

 234 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Sejumlah warga di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang menyayangkan, aksi sejumlah kendaraan dinas kerap ngebut dan terkesan ugal-ugalan di jalan.

Ironisnya lagi, sejumlah mobil “plat merah” ngebut tanpa memperhitungkan bahaya pengendara lain dan pengguna jalan melintas.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, sejumlah kendaraan dinas jenis APV, Avanza dan Inova berplat merah baik dua digit ataupun empat digit kerap kebut-kebutan di jalinsumteng, jalan provinsi dan sejumlah jalan daerah Kabupaten Empat Lawang.

Maklum mobil baru dan bukan milik pribadi, ada kesan sopirnya tak ada rasa memiliki kendaraan dinas tersebut.

“Kalau masuk gang gak usah ngebut, kan banyak anak-anak. Ini mobil dinas kok seperti ga’ tau aturan,” cetus Wati (30) warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, kemarin (21/1).

Diakuinya, yang sering ngebut memang bukan pejabatnya, mungkin saja sopir atau staf PNS dan TKS di Pemkab Empat Lawang.

Diceritakannya, beberapa waktu lalu sempat ada mobil dinas nyeruduk tiang di depan warung di Jalinsumteng Tanjung Beringin, nah itu salah satu contoh akibat ngebut.

“Entah dikejar waktu atau kenapa, tapi harus tetap patuhi aturan lalu lintas,” katanya menolak menyebutkan identitas mobil dinas yang kerap kebut-kebutan.

Senada itu Andi (35), warga Tebing Tinggi lainnya berharap, Pemkab Empat Lawang tidak asal menyerahkan penggunaan mobil dinas. Harus sesuai tupoksi dan pemegangnya diberikan tes kelayakan.

Ia mengaku, kesal jika melihat mobil dinas kebut-kebutan dijalan, karena dapat membahayakan pengendara lain melintas.

“Pernah ada kendaraan jatuh saat mobil dinas menyalip kencang, sumpah serapah pun kadan disampaikan warga karena kesal,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Empat Lawang AKBP M Ridwan melalui KBO Satlantas, Ipda Ade Nudrin memastikan, siap memberi sanksi tegas jika ada kendaraan dinas kebut-kebutan di jalan.

Namun elaknya, sejauh ini belum ada temuan dijalan baik dalam razia ataupun patroli rutin.

“Tak ada alasan, mau kendaraan dinas atau umum harus patuhi aturan lalu lintas. Kita pun ada sanksi tegas kalau ada pelanggaran,” tegas Ade.

Diakuinya, pada beberapa titik Jalinsumteng ada lingkungan anak sekolah. Seperti SD Negeri 8 dan SD Negeri 5 Tebing Tinggi. Nah di sana tidak boleh ngebut, selain itu di lorong dan gang harus pelan.

“Kita juga akan koordinasi ke Pemkab Empat Lawang, terkait penambahan rambu dan sosialisasi tib lantas kepada pengguna mobil dinas,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster