Pengelola Pasar Induk Jakabaring Hanya Setor Rp 10 Juta

 993 total views,  2 views today

PALEMBANG – Meskipun Pasar Induk Jakabaring bukan di kelola Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Namun, pengelolanya tetap menyetor untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang sebesar Rp 10 juta per bulan.

Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pasar Palembang Jaya Apriadi Ces Busri mengatakan, pasar Induk tersebut merupakan pasar milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang dikelola oleh PT Swarna Dwipa Selaras Adiguna (SSA).

“Aset pasar Induk jakabaring itu milik Pemprov Sumsel. Jadi, hubungannya dengan Pemkot Palembang melalui PD Pasar, mereka membantu uang sebesar Rp 10 juta per bulan,”ungkapnya, Selasa (20/1).

Apriadi menyebutkan, semua pasar swasta yang berdiri di Metropolis ini memberikan bantuan kepada PD Pasar. Namun, angkanya bervariasi. Tergantung tingkat keramaian dan banyaknya pedagang di masing-masing pasar.

“Sesuai dengan kesepakatan anatara PD Pasar dengan seluruh pasar swasta di Palembang, mereka memberikan bantuan. Hanya saja angkanya berbeda,”sebutnya.

Sambung Apriadi, bantuan atau setoran dari pasar swasta tersebut diberikan selama satu tahun, sesuai kesepakatan. Ketika kesepakatan selama satu tahun selesai, maka pihaknya akan memperbaharui kembali kesepakatan yang baru.

“Mereka datang langsung ke PD Pasar mengantarkan kontribusinya yang ditujukan untuk PAD,”katanya.

Apriadi menambahkan, di ibu kota Sumsel ini pertumbuhan pasar swasta sangat pesat. Seperti, di kawasan Alang-alang Lebar, Lemabang, Kalidoni dan lainnya.

“Pertumbuhan pasar sangat pesat, mengingat semakin tingginya angka penduduk,” tutupnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster