Palsukan KK dan Akte, Honorer Kantor Camat Dipecat

KAYUAGUNG – Yanto (30), honorer di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), nekat memalsukan blangko kartu keluarga (KK) dan akte kelahiran untuk warga Pedamaran. Akibat ulah cerobohnya, honorer ia  harus dipecat sebagai tenaga honorer di kantor Camat Pedamaran, bahkan sempat berurusan di Mapolres OKI.

“Memang benar yang bersangkutan ketahuan telah mencetak akte kelahiran dan KK palsu dengan cara di scan, yang bersangkutan sudah kita pecat sebagai tenaga honorer,” terang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) OKI, Kholid Hamdan, Selasa (20/1).

Menurut Kholid, pemalsuan blangko KK dan akte kelahiran itu diketahui oleh pihak Dukcapil, saat ada warga yang datang Dukcapil untuk melegalisir akte kelahiran anaknya.

“Saat kita periksa ternyata akte kelahiran itu palsu atau hasil scaning, sehingga kita minta keterangan kepada warga yang hendak melegalisir akte tersebut, menurut dia yang mengurus pembuatan akte kelahiran itu adalah Yanto honorer Kecamatan Pedamaran,” kata Kholid.

Dari hasil keterangan warga itu, pihak Dukcapil memintai keterangan kepada Yanto, ternyata bukan hanya akte kelahiran yang dipalsukan ada juga KK yang dipalsukan dengan cara di scan.

“Sempat kita bawa ke Polres OKI untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tetapi dia memohon agar kasus ini tidak dibawa ke ranah hukum, dia siap bertanggung jawab dan siap diberhentikan sebagai honorer,” jelasnya.

Untuk sementara itu pihaknya baru mengetahui kalau KK dan akte saja yang dipalsukan, untuk KTP pihaknya belum menemukanya.

“Kita juga minta kepada yang bersangkutan agar menarik lagi KK dan akte  warga yang telah dipalsukan, kita himbau agar masyarakat lebih meneliti lagi blangko KK atau akte yang diterima, blangko itu asli atau palsu, jika palsu agar segera melaporkanya ke Dukcapil,” terangnya.

Sementara itu Camat Pedamaran, Herkoles, mengakui adanya pemalsuan balangko tersebut.

“Memang ada oknum honorer kita yang melakukan tindakan ceroboh itu, sekarang yang bersangkutan sudah diberhentikan, selama ini kita tidak tahu kalau yang bersangkutan melakukan hal itu, memang selama ini dia sering pulang malam tidak seperti pegawai lainya, kami tidak pernah curiga,” pungkasnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : FJ ADJONG




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com