Muaradua Berpotensi Banjir Bandang

12 total views, 3 views today

MUARADUA – Ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan berpotensi terjadinya banjir bandang apabila tidak disertai dengan tata cara pendirian bangunan sesuai mekanisme yang berlaku. Setiap pembangunan harus disertai dengan pembuatan pembuangan air.

Dengan tidak adanya saluran pembuangan air, sering membuat ruas jalan utama dalam kota Muaradua terendam air, terutama pada musim penghujan seperti saat ini.

Apalagi modisi ibu kota Muaradua ini berada di dataran rendah dengan konstruksi tanah yang sangat rentan, apabila diterjang banjir dan longsor. Bahkan perubahan musim kemarau, dimana tanah kering dan retak yang langsung diguyur hujan, akan sangat berpotensi terjadinya banjir bandang.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten OKU Selatan, H Iskandar, SSos menjelaskan, sekitar tahun 1984 Kota Muaradua pernah di terjang banjir bandang yang nyaris menenggelamkan seluruh kota.

“Sehingga menyebabkan puluhan warga tewas, ratusan rumah hanyut dan rarusan warga menggungsi hal ini disebabkan 31 anak sungai yang bermuara di Kota Muaradua (Sungai Selabung) meluap,” ujar Mahfi, Kepala Pelaksana BPBD.

Menyimak semua ini, apalagi saat ini, Kabupaten OKU Selatan, khususnya Kota Muaradua, tengah menghadapi musim penghujan. Bahkan sangat sering terjadi hujan yang cukup deras, sehingga warga masyarakat di Kabupaten OKU Selatan diminta waspada dan terus mengantisapi akan terjadinya banjir bandang.

Faktor alam yang mempengaruhi, letak geografis yang berada di perbukitan, jurang serta dataran rendah yang berada di tepian sungai. Kondisi ini akan diperparah dengan ditambah kebiasaan buruk warga yang menebang pohon sembarangan dan membuang sampah di sungai.

Apabila seluruh wilayah di Kabupaten OKU Selatan diguyur hujan yang deras secara bersamaan, tentunya Sungai Saka dan Sungai Selabung, akan meluap ditambah lagi dengan meluapnya anak-anak sungai sehingga sangat berpotensi terjadinya banjir bandang.

Untuk itu diimbau kepada masayarakat Kabupaten OKU Selatan agar dapat terus menjaga lingkungan hidup serta tidak melakukan penebangan pohon sembarangan terlebih lagi membuang sampah di sungai.

 

TEKS         : FITRI

EDITOR     : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com