“Koruptor Tak Perlu Dihukum Mati, Cukup Dimiskinkan Saja”

 347 total views,  2 views today

PALEMBANG – Adanya eksekusi hukuman mati terhadap 5 Warga Negara Asing (WNA) dan satu Warga Negara Indonesia (WNI) atas kasus narkoba dua hari lalu, menimbulkan pendapat dari sejumlah pihak. Bahkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD dalam twitter-menulis, hukuman mati harusnya diterapkan juga bagi para Koruptor.

Namun, pernyataan Mahfud ini mendapat sanggahan dari politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumsel, Usman Efendi, Menurutnya, hukuman mati bagi koruprot itu itu tidak bisa diterapkan, karena porsi tindak pidana koruptor dan bandar narkoba berbeda. “Tidak bisa hukuman mati diberlakukan bagi koruptor. Sebab kadar antara koruptor dan narkoba itu berbeda. Kalau narkoba itu mata rantainya panjang. Oleh sebab itu, menurut Usman hukuman bagi koruptor cukup habiskan saja hartanya, dengan dimiskinkan, sekaligus asetnya juga disita negara,” ungkap Usman Efendi yang juga Ketua Badan Legislasi (Baleg), Selasa (20/1).

Usman menambahkan, semua permasalahan kasus sebaiknya terlebih dahulu dilihat dari sudut pandangnya. Apabila memang wajar dimata hukum untuk dihukum mati boleh saja hukuman itu diberlakukan. “Namun kalau masalah koruptor, cukup dengan hukuman seberat beratnya saja. Kalau Narkoba itu memang parah, bisa menghancurkan generasi muda hingga tanpa mengenal usia,” tambahnya.

Ketika disinggung, perilaku koruptor juga mengakibatkan pemiskinan masyarakat akibat sentralisasi pengumpualan uang demi kepentingan pribadi, Usman membenarkan hal tersebut. Namun demikian menurut Usman, banyak juga orang yang tidak bersalah atau hanya sebagai korban salah adminitrasi yang langsung dikenakan pidana korupsi.

“Koruptor itu sebaiknya ditangkap yang melakukannya saja. Agar pelaku benar- benar jera dengan hukuman sosial seperti dipermalukan melalui media, dimiskinkan hingga menyita semua aset. Dalam hal ini jangan sampai ada orang yang tidak melakukan, atau hanya karena salah adminitrasi saja juga ditangkap. Tapi khusus kasus narkoba, menurut Usman benar-benar merusak bangsa. Mulai dari pengedar hingga pemakai itu harus ditindak,” urai politisi PDIP tersebut.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster