HBA : Narkoba Lebih Dahsyat dari Kekejaman PKI

 218 total views,  2 views today

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

EMPAT LAWANG – Bahaya narkoba lebih dahsyat dari kekejaman PKI. Makanya, pemberantasan narkoba harus menjadi tanggungjawab bersama, pihak kepolisian, TNI, pemerintah, BNN dan masyarakat.

Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri pada upacara komitmen memberantas narkoba, Selasa (20/1) mengakui, komitmen Pemkab Empat Lawang memberantas penyelahgunaan Narkoba akan terus digalakkan.

Salah satunya, dengan cara pendekatan pada seluruh elemen masyarakat, agar menjauhi dan tidak menggunakan Narkoba.

Alasannya, kata HBA, bahaya narkoba sudah lebih dahsyat dari bahaya PKI. Makanya, perang terhadap narkoba tidak bisa ditunda-tunda lagi.

Selain itu, pencegahan dini terhadap penyelahgunaan narkoba, juga sangat penting dilakukan. Baik terhadap pelajar atau remaja, hingga pencegahan di tengah-tengah masyarakat.

“Pelajar atau remaja, menjadi sasaran empuk peredaran narkoba. Sebelum mereka menjadi pecandu, hendaknya dilakukan pencegahan sejak awal. Mencegah lebih mudah daripada mengobati,” jelasnya.

Sedangkan untuk pemberantasan narkoba di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), HBA akan bertindak tegas jika ada PNS yang terlibat menggunakan narkoba, terlebih jika PNS tersebut menjadi pengedar narkoba.

“PP yang mengatur tentang disiplin PNS sudah jelas, dan akan dilaksanakan. Jiak terbukti sebagai pengedar, PNS tersebut akan dipecat sebagai abdi negara,” tegasnya.

Terpisah, Kapolres Empat Lawang, AKBP M Ridwan SiK menyatakan, penumpasan terhadap Narkoba tidak akan ada habisnya. Menurutnya, aparat kepolisian akan berantas mata rantai peredaran narkoba, hingga ke akar-akarnya.

“Penyebaran informan ke tengah-tengah masyarakat, akan terus kami lakukan, guna mencegah peredaran Narkoba,” jelas M Ridwan.

Ia menambahkan, kontrol dari orang tua terhadap anak-anaknya, harus diperkuat lagi. Sebab, anak-anak remaja sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan dan teman-teman sekitarnya.

“Perhatian dari orang tua, sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Terkadang, remaja yang menggunakan narkoba, karena merasa tidak diperhatikan oleh orang tunya,” imbuhnya.

Lebih jauh perwira ini mengimbau, agar masyarakat juga tidak perlu khawatir untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian, jika menemukan peredaran narkoba.

Selain menjamin kerahasiaan dan keamanan pelapor, polisi juga akan memberikan reward atau penghargaan, setiap warga yang memberikan informasi tersebut.

“Kerjasama antara polisi dan masyarakat tidak bisa dipisahkan, dalampemberantasan peredaran narkoba,”tukasnya.

 

TEKS       : SAUKANI

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster