HBA Fokus Infrastruktur Daerah Terpencil

3 total views, 3 views today

Bupati Empat Lawang. H. Budi Antoni AlJufri (HBA). | Dok KS

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA) mengakui, periode kedua kepemimpinannya di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, lebih fokus pembangunan infrastruktur daerah terpencil.

Alasannya, dari hasil peninjauan langsung (blusukan, red), dirinya menemukan masih banyak daerah terpencil di perbukitan dan talang-talang belum tersentuh pembangunan. Padahal, sebagian besar penduduk desa ada disana dan berkebun.

“Saya keliling dengan motor trill, ternyata di daerah perbukitan dan talang banyak sekali penduduknya. Ya kadang ada sekitar 40 lebih rumah, disana para petani berkelompok,” beber HBA, dihadapan Kepala Bappeda Sumsel, saat penyampaian arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan 2016, di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Selasa (20/1).

Makanya kata HBA, periode kedua kepemimpinannya harus lebih fokus turun kebawah. Begitu juga SKPD terkait, pelayanan dan pembangunan infrastruktur harus menjangkau daerah talang dan bukit.

“Kita bangun jalan, listrik dan air bersih sampai ke Talang-Talanga, asal tidak masuk kawasan hutan lindung. Pelayanan juga, seperti kesehatan, KB dan Pendidikan kita yang datangi warga bukan menunggu mereka turun,” jelas pria yang menyukai olahraga otomotif menantang adrenalin ini.

Mereka (warga Talang, red) imbuh HBA, biasanya ke desa usai musim panen atau lebaran. Ada juga kedesa setelah anak-anak mereka masuk usia sekolah. Nah, semua itu belum terjangkau selama ini, makanya harus kita fokuskan pembangunanya.

Diakuinya sejak 2014, Empat Lawang sudah keluar dari status daerah tertinggal. Begitu juga indeks pembangunan manusia (IPM) sudah hampir menyamai daerah maju.

Sejauh ini, di Empat Lawang akse jalan kabupaten rampung 100 persen, listrik sudah masuk ke seluruh desa. Hanya menyisahkan Pekerjaan Rumah (PR) kawasan Talang dan perbukitan.

“Kita upayakan 2017 semua terealisasi, tentunya perlu dukungan baik dari Pemerintah Provinsi Sumsel juga pemerintah Pusat,” imbuh HBA.

Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Yohanes H Thoruan memberi apresiasi, RPJMD Kabupaten Empat Lawang sudah selaras dengan RPJMN dan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan 2016.

Menurut Yohanes, menjadi peluang besar bagi Empat Lawang untuk mempercepat pembangunan, baik infrastruktur atau peningkatan SDM, kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik.

“Kami sepakat penyampaian bupati Empat Lawang, bahwa rencana pembangunan dimulai dari daerah terpencil. Beliau sudah turun sendiri, tahu betul kondisi ada desa belum terjangkau selama ini,” kata Yohanes.

Namun demikian imbuhnya, perencanaan adalah langkah pembangunan daerah. Berjalan atau tidaknya semua ada dikebijakan pemerintah, semakin matang RPJMD maka lebih terarah pembangunan.

“Kemajuan Sumsel itu terletak pada Kabupaten/kota, makanya harus sinergi,” tukasnya.

 

TEKS            : SAUKANI

EDITOR        : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com