Harga Telur Rp 19 Ribu per Kg

 404 total views,  4 views today

Penjual Telur di Salah satu pasar di Palembang | Foto : Ferry Hotman

Penjual Telur di Salah satu pasar di Palembang | Foto : Ferry Hotman

Seperti pantauan Kabar Sumatera di Pasar tradisional Lemabang Palembang, nampak beberapa pedagang menjual sembako dengan harga mengalami kenaikan. Misalnya, harga telur ayam buras, Selasa (20/1) masih berada di harga Rp 19 ribu per Kilo sekarang merangkak ke harga Rp 20 ribu per kilo.

Untuk di pasar lain seperti Pasar Kebun Semai dan Pasar Cinde untuk telur mencapai Rp 20 ribu per kilonya. Sedangkan harga beras sendiri di Pasar Lemabang Rp 192 ribu per karung, untuk semua merk beras, seperti Topi Koki, Selancar, Sepat dan lainnya. Sedangkan harga beras merk Belida lebih mahal yaitu Rp 200 ribu per karungnya.

Halimah, pemilik toko Sembako di Pasar Lemabang Palembang, harga telur dan beras tidak terlalu mengikuti turun naik nya BBM.

“Kalau pas BBM naik, memang ikutan naik. Tapi kalau sekarang, harga tidak ada yang turun. Karena tergantung pasokan beras dan telur. Apalagi beras, kalau musim hujan ini, panennya sedikit jadi harganya mahal. Kalau panen padi banyak, beras bisa murah,” ucapnya.

Lain halnya dengan harga beras yang ada di Pasar Kebun Semai dan Pasar Cinde, harga beras di Pasar Kebun Semai sendiri mulai dari harga Rp 200 ribu untuk merk Patin dan Rp 195 ribu untuk merk Seluang.

“Nggak ada pengaruhnya sama BBM, beras Seluang itu pun ada yang harga Rp 200 ribu, itu tipe yang beras nya keras. Malah minggu-minggu ini katanya mi juga bakal naik, untuk yang mi goreng naik Rp 4 ribu perkardus dan naik Rp 2 ribu untuk yang mi kuah per kardus,” kata Lubis salah satu pedagang di Pasar Kebun Semai.

Bude, salah satu pembeli di Toko Sembako Lubis, juga mengatakan, sedikit kecewa dengan adanya kenaikan Sembako ini.

“Gak tau ini, katanya Presiden sekarang semuanya bakal murah, tapi ini BBM turun malah semua naik. Kalau barang sudah naik gini mana bisa turun lagi, walaupun BBM turun, susah,” ujarnya Kepada Kabar Sumatera.

Sedangkan di Pasar Cinde, harga beras kisaran dari Rp170 ribu per karung untuk yang paling murah dan ada yang Rp 200 – Rp 230 ribu untuk beras Super.

“Beras Gendang itu paling murah Rp 170 ribu yang Rp 230 ribu itu untuk beras super, gak ngaruh sama BBM, karena memang petani nya banyak yang belum panen,” tukas salah satu pedagang di Cinde.

 

TEKS           : YUNIDANIATI

EDITOR       : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster