Taklukan Semen Padang 2-1, SFC Melenggang ke Semifinal

 369 total views,  2 views today

PALEMBANG – Sriwijaya FC berhasil mengandaskan Semen Padang dengan skor 2-1 dalam lanjutan Grup A turnamen pra musim Piala SCM (Surya Citra Media) di Stadion Haji Agus Salim, Senin (19/1) malam. Kemenangan ini memastikan SFC melenggang ke semifinal walau masih menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi Persebaya Surabaya.

Hasil ini juga membuat SFC kokoh di puncak klasemen sementara Grup A dengan poin enam. Peringkat dua di tempati Persebaya Surabaya yang mengoleksi poin empat setelah bermain imbang 1-1 melawan Persija Jakarta di laga sebelumnya. Sedangkan Semen Padang sendiri harus puas menjadi juru kunci setelah mengalami dua kali kekalahan.

Di laga lawan Semen Padang, eks striker Semen Padang Ferdinand Sinaga dan legiun asing Morimakan Koita jadi aktor kemenangan SFC dengan gol mereka di babak kedua. Sebagai buah balasan dari gol pembuka Airlangga Sucipto.

SFC tampil tanpa beberapa pemain andalan mereka dalam susunan sebelas awal, striker haus gol Ferdinand Sinaga dan playmaker asing Morimakan Koita tak diturunkan pelatih Benny Dolo. Meski demikian, 20 menit pertama Laskar Wong Kito mampu tampil leluasa dan mampu menekan tuan rumah.

Gol pun mampu diciptakan oleh Patrich Wanggai di menit ke-13 lewat tendangan bebas. Sayang, gol tersebut dianulir oleh wasit karena terdapat pemain SFC yang lebih dulu terperangkap offside. Tujuh menit kemudian, lewat tendangan bebas Raphael Maitimo, SFC kembali mengancam gawang kawalan Fakhrurrozi, tapi tendangannya melenceng tipis.

Semen Padang perlahan mulai meyakinkan setelah laga berjalan setengah jam. Esteban Vizcarra mendapat kans menit ke-37 dan melepaskan tembakkan keras yang membentur mistar gawang. Sejurus kemudian, giliran Herman Dzumafo dan Ricky Ohorella yang melakukan tembakan spekulatif yang belum mampu mengubah skor 0-0 hingga paruh pertama usai.

Di babak kedua, Bendol akhirnya menurunkan Morimakan dan Ferdinand untuk menggantikan Alan Martha serta Patrich Wanggai. Masuknya dua pemain tersebut cukup menambah keganasan Sriwijaya dalam menekan. Sempat Titus Bonai nyaris membawa Sriwijaya unggul ketika menerima umpan sepak pojok Ferdinand, sayangnya mistar gawang masih jadi pelindung.

Kabau Sirah akhirnya mampu unggul dari Sriwijaya pada menit ke-75. Gol cantik dari eks Persib Bandung Airlangga Sucipto mampu menaklukkan Dian Agus yang tampil bagus sepanjang laga. Umpan Hendra Adi Bayauw dari sisi kanan mampu disambar Airlangga dengan tendangan akrobatik yang sempat memantul tanah sebelum menjadi gol.

Namun, Sriwijaya tak pantang menyerah. Ferdinand pun jadi penyelamat timnya dengan sundulan keras usai menerima umpan silang dari Tibo di sisi kiri. Fakhrurrazi dan para pemain belakang Semen Padang tak menyangka datangnya Ferdinand dan skor pun beruibah 1-1 pada menit 86.

Dua menit berselang tepatnya menit 88, petakan terjadi ketika Fakhrurrazi melakukan blunder. Kiper dari Semen Padang itu berniat untuk memotong bola crossing, sayang bola yang sempat ia tangkap terlepas dan ada Morimakan yang dengan cemerlang menyambut bola liar tersebut lewat sepakan kaki kiri. Skor 2-1 pun bertahan hingga laga usai.

 

TEKS       : IQBAL

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster