Mahasiswa Desak DPRD Palembang Eksekusi Putusan MA

 393 total views,  4 views today

Aksi mahasiswa di DPRD Kota. | DOk KS

Aksi mahasiswa di DPRD Kota. | DOk KS

Pihak DPRD Palembang melalui Komisi 1 belum dapat menunukkan hasil bukti kerja mereka terkait desakan ratusan massa warga Palembang dan mahasiswa dari berbagai Universitas yang tergabung dalam Gerakan Aliansi Mahasiswa Sriwijaya atas adanya putusan MA soal kasus Wali Kota Palembang. Mereka minta agar pengembalian hak pasangan Sarimuda-Nelly sebagai pemenang Pilkada Palembang setelah adanya putusan Mahkamah Agung (MA).

Koordinator aksi mahasiswa Panser Parubi mengatakan, kedatangan pihaknya kali ini guna meminta kejelasan apa yang menjadi tuntutan mereka beberapa waktu lalu. Menurut para mahasiswa tuntutan yang berisikan bila putusan MA membenarkan jika Wali Kota Romi Herton terbukti bersalah harus segera ditanggapi oleh DPRD Palembang.

“Jika benar telah diproses berikan bukti, kalau tidak katakan tidak. Kami tidak membutuhkan pembenaran, tapi kami butuh kebenaran. Jangan anggap putusan MA hanyalah hisapan jempol belaka,” tegasnya dalam pertemuan dengan para Komisi 1 DPRD Palembang, Senin (19/1).

Para mahasiswa juga tidak menyalahkan atau membenarkan jika putusan MK final dan mengikat, namun seiring berjalannya waktu dan tersandungnya Romy Herton maka keluarlah putusan MA. Dan itu sudah seharusnya diproses juga.

“Kami meminta putusan MA itu segera dieksekusi oleh DPRD Palembang yang memang memiliki hak selain Kemendagri. Jika kemudian diambil alih oleh Kemendagri, maka kami Mahasiswa selaku generasi akan malu. Seperti para wakil rakyat kami ini tidak memiliki ketegasan dan tidak bekerja maksimal. Dan surat putusan MA sudah jelas tanpa harus menunggu dari pihak lain, apalagi harus berkoordinasi dengan Gubernur, DPRD Sumsel dan lainnya itu tidak perlu. Karena kebijakan atau kewenangan ada ditangan DPRD Palembang,” beber Tomy Faldiandra Wakil Ketua Aksi.

Ketua Komisi 1 DPRD Palembang Pomi Wijaya, meminta agar para pengunjuk rasa bersabar untuk mendapatkan jawaban pihaknya. Karena memang saat ini mereka baru usai melakukan konsulidasi dengan berbagai pihak, yang akhirnya berkonsultasi dengan pihak Kemendagri.

“Kami sudah lakukan konsultasi dengan Pemrov sumsel juga. Namun Pak Gubernur melalui Asisten 1 menyarankan agar langsung berkonsultasi dengan Kemendagri sebagai instansi atasan kami,” ucapnya.

“Nah, hasil konsultasi kami dengan pihak Kemendagri akan kami terima dalam bentuk surat tertulis yang kemungkinan besar akan tiba besok pagi (red pagi ini). Kami Komisi 1 konsultasi secara langsung ke Kemendagri pada Kamis lalu dengan didampingi juga oleh empat Wakil pimpinan DPRD Palembang,” tutup Pomi Wijaya.

 

TEKS         : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster