Tak Pernah Masuk Kerja, Lurah Kedaton Bakal Dipecat

 386 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Lurah Kedaton, Mat Rodi, Kecamatan Kota Kayuagung, Kabupaten OKI, sudah hampir setengah tahun tidak menjalankan kewajibannya sebagai seorang PNS. Dia jelas melanggar PP Nomor 53 tahun 2010, tentang disiplin pegawai yang harus diberikan sanksi pemecatan.

Camat Kota Kayuagung, Deni Agung Arifson, SSTP dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya tak menapik kalau selama ini Lurah Kedaton, tak pernah masuk kerja. Namun pihaknya telah menyampaikan ke Bupati Iskandar SE, untuk mengusulkan mengganti lurah bersangkutan.

Akibat nakalnya Lurah Mat Rodi, pelayanan di kantor kelurahan Kedaton selama ini terhambat.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini ada penggantinya, karena kan bakal ada mutasi. Jadi ada lurah baru yang akan menggantikan kedudukan lurah lama yang tak pernah lagi masuk kerja.” kata Camat Kota Kayuagung, Deni Agung Arifson, kepada Kabar Sumatera.

Menurut Deni, tidak masuk kerjanya lurah Kedaton sudah berlangsung lama. Bahkab sebelum Deni menduduki jabatan Camat Kota Kayuagung.

“Ya sudah lama, saya juga pernah ditanya tentang lurah Kedaton yang tidka masuk kerja itu. Tapi saat itu saya masih baru menjabat camat.” ungkapnya.

Sanksi apa yang akan diberikan kepada lurah tersebut? Deni tidak bisa menyebutkannya, dalam hal ini dia tak memiliki kewenangan.

“Itu bukan wewenang saya, coba tanyakan langsung ke BKD, terkait itu, apakah sanksinya” ujar Deni.

Kepala BKD OKI, Imam Sauri, melalui Sekretarisnya, Hajar, untuk memberikan sanksi kepada lurah terkait, pihaknya mesti menerima hasil BAP dari pihak inspektorat.

“Kita lihat dulu hasil BAP nya. Tapi kan sampai saat ini kami belum menerima hasilnya.” kata Hajar.

Menurut Hajar, mengacu pada PP Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai, sanksi terberat yang bersangkutan bisa dipecat dari PNS-nya, sanksi biasa ditunda kenaikan pangkat dan dicopot dari jabatan lurahnya.

Menganai lurah nakal Mat Rodi, sendiri yang tidak pernah masuk kerja. Sudah diketahui warga setempat yang selalu mengelukan pelayanan di kantor kelurahan tersebut. Di mana setiap warga yang ingin berurusan dengan lurah langsung. Lurah tidak ada di tempat karena tidak pernah masuk hampir setengah tahun lebih.

“Ya memang tidak pernah masuk kerja lurah kami.” tandas Lim warga Kedaton.

 

TEKS         : DONI AFRIANSYAH.

EDITOR     : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster