BBM Turun, SPBU Tebing Tinggi Sepi

 957 total views,  2 views today

SPBU Tebing Tinggi yang Nampak sepi, terkait Isu Penurunan BBM. | Foto : Saukani

SPBU Tebing Tinggi yang Nampak sepi, terkait Isu Penurunan BBM. | Foto : Saukani

EMPAT LAWANG – Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) tak memberi pengaruh signifikan terhadap aktifitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Hanya saja, aktivitas SPBU terlihat lebih sepi dibanding beberapa hari sebelumnya.

Pantauan Kabar Sumatera, Minggu (18/1), satu satunya SBPU ibukota Kabupaten Empat Lawang terlihat sepi, hanya beberapa kendaraan angkutan jarak jauh melakukan pengisian bahan bakar baik itu solar ataupun premium.

Sepinya SPBU terkait informasi Senin (19/1) pukul 00.01 WIB, harga BBM kembali turun sekitar Rp 1000 perliternya.

“Kalau harga BBM mau naik, SPBU ramai antrian pak. Tapi kalau mau turun ya biasa sepi, karena ngisi besok juga kan bisa dan ngak perlu antrian,” ujar Julian, petugas SPBU Tebing Tinggi, kemarin.

Stok premium katanya, masih sekitar 8 ribu liter karena kalau hari Minggu memang belum ada pengisian lagi dari pertamina. Sama halnya solar, ada sekitar 8 ribu liter lagi stock yang ada.

Tapi kemungkinan ada penambahan besok atau lusa, sesuai permintaan pengusaha SPBU mau berapa ton.

“Tergantung permintaan bos, biasanya kalau premium bisa pengisian sekitar 15 ribu liter, kalau solar ada sekitar 10 ribu liter,” bebernya.

Turunya harga BBM membuat sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat pun hanya melakukan pengisian seperlunya. Jarang ada yang mau isi premium atau solar full, mungkin tunggu harga turun besok (hari ini, red).

“Isi 10 ribu saja, buat ngojek hari ini. Besok baru full, tunggu harga turun,” aku Maman (36) salah satu tukang ojek.

Ia meminta, setelah turunta harga BBM pemerintah harus memantau harga sembako, sebab sudah terlanjur naik.

“Ongkos ojek belum turun, nanti kalau sembako turun baru kami ikuti,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pmerintah telah menepati janjinya untuk menurunkan harga BBM. Presiden Joko Widodo mengumumkan secara langsung penurunan harga BBM tersebut di Istana Negara, Jumat (16/1) pukul 14.20 WIB.

Penurunan harga BBM jenis premium menjadi Rp6.600 dari sebelumnya Rp7.600 dan solar Rp6.400 dari sebelumnya Rp7.250 per liter. Harga baru BBM mulai berlaku pada Minggu (18/1) pukul 24.00 atau Senin pukul 00.00 WIB.

 

TEKS         : SAUKANI

WDITOR     : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster