Barisan Muda PAN Sumsel Dukung Zulkifli Hasan jadi Ketum

 329 total views,  2 views today

Zulkifli Hasan, Politikus PAN. | Ist

Zulkifli Hasan, Politikus PAN. | Ist

PALEMBANG – Sejak tahun 2010 Barisan Muda (BM) PAN tidak mendapatkan suara lagi dalam kongres Partai Amanat Nasional (PAN). Namun demikian, pada Kongres ke IV Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan berlangsung pada 28 Februari-02 Maret 2015 di Westin Hotel Nusa Dua Bali, BVM PAN mengaku solid akan mendukung calon Ketua umum Zulkifli Hasan dibandingkan incumbent Hatta Rajasa. Hal tersebut dilakukan karena mendengarkan instruksi sesepuh PAN Amin Rais. Selain itu, dalam tradisi PAN masa kepemimpinan hanya satu periode.

“Meski tidak ada dalam AD/ART Partai jika kepemimpinan hanya satu periode, namun sejarah mencatat seperti itu. Tidak pernah Ketum PAN menjabat dua periode. Terlebih lagi ditegaskan Pak Amin Rais selaku Ketua MPP, jika moment Kongres dijadikan momen rekonsilidasi dan regenerasi. Ungkapan Pak Amin itu jelas, berikanlah kesempatan yang lain untuk regenerasi,” ungkap Ketua Barisan Muda (BM) PAN Sumsel, Mardiansyah yang anggota DPRD Sumsel.

Mardiansyah juga menuturkan, dari Amin Rais sempat menunjuk Hatta sebagai Ketua MPP menggantikan dirinya. Namun menurut Mardiansyah, dengan tegas pihaknya mendukung Zulkifli Hasan. “Pak Amin memang memberi kesempatan yang lain untuk regenerasi. Sebelum Rakernas, kongres keempat bahasa Pak Amin itu yang terpenting regenerasi kepemimpinan ditubuh PAN. Banyak kader PAN hebat yang menyebar ke Partai lain,” ujar Mardiansyah.

Menurut Mardiansyah, sosok Zulkifli Hasan sudah mumpuni dan layak. Sebab yang bersangkutan juga pernah duduk sebagai ketua fraksi PAN. “Bahkan pernah jadi Sekjen PAN tahun 2005-2010. Pernah jadi Menhut. Saat ini menjadi Ketua MPR RI. Zulkifli juga punya kedekatan emosional hingga kalangan bawah. Apa yang menjadi arahan Pak Amin harus kami ikuti,” tegasnya.

Mardiansyah menyakinkan, ungkapan Amin Rais sebagai sosok senior pasti akan didengarkan semua kader PAN di Indonesia. Bahkan, instruksi Amin Rais kerap keluar di setiap detik terakhir menjelang kongres. Akan tetapi Mardiansyah juga heran saat kongres kali ini instruksi Amin Rais justru diawal sebelum kongres dengan menjatuhkan dukungan kepada Zulkifli Hasan bukan Hatta Rajasa. “Tapi tidak tahu kenapa sekarang memberikan instruksi diawal,” ujarnya heran.

Mardiansyah juga membantah terhadap klaim ada 24 DPW PAN yang sudah mendukung Hatta Radjasa. “Klaim dukungan 24 DPW kepada Hatta tidak benar. Ada 10 DPW yang tidak pernah memberikan dukungan tersebut. Biasalah yang namanya klaim sah-sah saja,” urai Mardiansyah.

Ditanya untuk Sumsel, Mardiansyah mengatakan, untuk Sumsel ada 17 suara. “Suara, kalau voting tertutup belum tentu solid memilih satu nama. Memang perolehan persentase peningkatan kursi zaman Hatta cukup besar. Namun harus diingat juga Parpol yang ikut periode ini juga sedikit, sebab hanya 10 Parpol. Harusnya lebih dari 48 kursi dari 10 Partai yang mengikuti Pemilu tersebut,” pungkas Mardiansyah.

 

TEKS       : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster