Tren Hijab Kasual yang Syar’i

 351 total views,  2 views today

ibu, dan hijab saat ini juga tidak lagi bergaya seperti hijab jilbobs yang saat ini sedikit berkurang, dan berganti dengan yang lebih Kasual. | Dok KS

Ibu dan hijab saat ini juga tidak lagi bergaya seperti hijab jilbobs yang saat ini sedikit berkurang, dan berganti dengan yang lebih Kasual. | Dok KS

PALEMBANG – Fashion Hijab saat ini sudah banyak sekali di minati oleh kaum wanita mulai anak-anak, remaja hingga dikawalangan ibu rumah tangga. Hijab yang dikenakan lebih cenderung kasual dibandingkan tetapi tetap Syar’i

Hijab Syari, yang kerap digunakan saat ini tidak terlihat kuno melainkan tetap trendi dan lebih cantik.

“Pengguna hijab sekarang dominan ke syar’i, walaupun juga sekarang banyak yang kasual. Hijabnya tidak lagi ribet dan banyak gaya. Karena saat ini sudah banyak masyarakat yang sudah mengetahui cara menggunakan hijab dengan benar,” kata Tari, Supervisor Butik Moshaict, Jumat (16/1).

Tari menambahkan, tahun 2015 ini hijab yang dikenakan mayarakat memang lebih kasual dan simpel. Banyak dari kalangan anak muda yang sudah bisa memadupadankan antara fashion dengan cara menggunakan hijab yang syar’i.

“Masyarakatnya sendiri sekarang tidak terlalu ribet, remaja juga sekarang sudah bisa memilih antara gaya dan kewajiban menggunakan syar’i. Tapi biasanya ada sebagian yang masih menggunakan hijab yang bergaya biasa. Kalau selebihnya sudah banyak ke syar’i,” tuturnya.

Hijab dan busana yang banyak digunakan saat ini juga meliputi rok dan jaket Blazer. Bahan-bahan yang sedang diminati lebih yang nyaman dan adem seperti dan juga mudah di bentuk, seperti bahan satin.

“Gaya busa rok lagi banyak yang cari daripada celana. Rok-rok polos biasanya dipadukan dengan atasan yang bermotif agar lebih terlihat cantik dan juga di sesuaikan dengan hijabnya,” ucapnya.

Disinggung peminat busana hijab kasual, Tari menjelaskan, rata-rata dari kalangan menengah ke atas dan meliputi remaja berusia 17-50 tahun. Harga hijab dan busananya sendiri di patok mulai dari Rp 50 ribu-Rp 1 juta

“Pada hari biasa omset sekitar Rp 2-Rp 5 juta. Tapi pernah juga sampai Rp 10 juta di hari biasa. Untuk hari libur, justru kerap sepi pengunjung,” tutur Tari, kepada Kabar Sumatera.

 

TEKS      : YUNI DANIATI

Editor    : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster