Terbegkalai , Gedung RSUD ini Jadi Tempat Mesum

 965 total views,  2 views today

Ilustrasi Pasangan muda mudi untuk melakukan hal-hal yang dilarang.Di Komplek Jakabaring Sport Centre Palembang. | Bagus Park

Ilustrasi  | Bagus Park

EMPAT LAWANG – Gedung rumah sakit umum daerah (RSUD) di Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, semakin memprihatinkan. Selain kondisinya terbengkalai, gedung ini sering dijadikan tempat untuk berbuat mesum.

Setelah dibangun 2007 lalu, fasilitas mewah di atas lahan sekitar dua hektar tersebut, tak difungsikan. Kerusakan bangunan yang menelan uang negara miliaran rupiah dari APBD Provinsi Sumatera Selatan tersebut, kian parah, mulai dari cor beton, atap, plafon dan lantai sudah banyak rusak dan ambruk.

Ironisnya lagi, muncul keresahan masyarakat gedung kosong itu pun tak jarang dijadikan tempat mojok (pacaran, red) dan diduga berbuat mesum.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera di lapangan kemarin, menyebutkan, setiap ada pesta malam (hajatan, red) di Desa Terusan Baru dan sekitarnya, gedung RSUD akan ramai dikunjungi pasangan muda-mudi untuk berpacaran.

Maklum, tempatnya sepi dan gelap. Kondisi ini membuat masyarakat resah, karena dapat menimbulkan dampak buruk.

Tak hanya itu, terbengkalainya gedung RSUD yang dibangun sekitar tahun 2007 atau tak lama setelah Empat Lawang resmi dimekarkan dari Kabupaten Lahat itu menuai kekecewaan warga.

Ada kesan kebohongan dari pemerintah, setelah diberikan oleh warga lahan dan dibangun tapi tidak dimanfaatkan sama sekali.

“Sedih jugo pak, gedung bagus-bagus cuma terbengkalai. Malah, kadang jadi tempat wong becewekan,” cetus Af (36), warga dibincangi Kabar Sumatera disekitar gedung, kemarin.

Hal senada juga diungkapkan Sudirman. Warga yang tinggal tak jauh dari Gedung RSUD tersebut menyesalkan jika gedung RSUD dibiarkan terbengkalai, sebab masyarakat sudah merelakan lapangan sepak bola untuk pembangunannya.

“Terserah pemerintah mau dimanfaatkan jadi apa, asal jangan terbengkalai seperti ini. Sayang uang negara sudah banyak habis, asal jangan untuk hal-hal dilarang agama saja,” ungkap Sudirman.

Ia tak menampik, ketika ada pesta malam disekitar desanya, lokasi RSUD dijadikan tempat anak-anak muda berpacaran. Nah, itupun jadi kekhawatiran warga, berharap segera ada solusi dari pemkab Empat Lawang.

“Tuh sudah banyak yang rusak, kami sedih melihat gedung ini terbengkalai saja,”imbuhnya.

Ketua Komisi III DPRD Empat Lawang Makmun mengaku sangat menyayangkan kondisi gedung RSUD tersebut, apalagi sudah terbengkalai cukup lama.

Makanya, dalam waktu dekat kata Makmun, ia akan berkoordinasi di komisi III untuk melakukan peninjauan, bersama SKPD terkait yaitu Bagian Aset daerah, RSUD dan Dinas Kesehatan.

“Nanti kita panggil SKPD terkait, kita cari tahu dulu kenapa bisa terbengkalai,” jelas Makmun.

Politisi PDI Perjuangan ini menyebut, semua pihak tidak boleh tinggal diam. Nanti akan menimbulkan kekecewaan masyarakat, kalau ada fasilitas publik dibangun tapi tak difungsikan.

“Ya segera kita sampaikan ke eksekutif semua masalahnya,” katanya.

Untuk diketahui, sempat berkembang wacana pemerintah Kabupaten Empat Lawang, gedung RSUD Desa Terusan Baru bakal dijadikan fasilitas pendidikan, seperti Akademi Kebidanan (Akbid) ataupun Akademi Keperawatan (Akper).

Sempat juga disampaikan Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri, gedung tersebut akan dijadikan fasilitas penunjang pendidikan di SMK Negeri Empat Lawang.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster