Prabumulih Akhirnya Memiliki Taman Kota

 1,283 total views,  2 views today

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM menanda tangani  prasasti peresmian taman kota. | Dok KS

Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM menanda tangani prasasti peresmian taman kota. | Dok KS

PRABUMULIH – Kota Prabumulih, kini, telah memiliki taman kota. Taman yang diidam-idamkan warga sebagai sarana hiburan, Kamis (16/1), diresmikan langsung Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, MM, yang disaksi oleh unsur muspida, Pertamina Santam Gas, Golden Spek dan Seluruh Kepala Dinas, Kepala Kantor, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Secara simbolis, peresmian taman kota yang dipusatkan di patung kuda sebenarnya, ada 3 taman diresmikan yaitu Taman Kota Prabujaya, Taman Gunung Ibul dan Patung Kuda, yang kesemuanya sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat, yang selama ini memang sangat harus akan hiburan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Prabumulih Ir M Ardi Supratman mengatakan, pembangunan ketiga taman kota ini adalah untuk kepentingan warga Kota Prabumulih.

Ada pun pembangunan patung kuda dianggarkan dari dana APBD dengan dibantu oleh PT Pertamina Santam Gas.

Pembangunan Taman Gunung Ibu, berasal dari Dana Alokasi Khusu (DAK) dan APBD serta pembangunan Taman Prabujaya berasal dari dana APBD Kota Prabumulih.

 

Presiden Direktur Pertamina Santam Gas, Suprapto S mengatakan, sebenarnya apa yang disumbangkan ini tidak seberapa dan tidak artinya. Diharapkan taman ini akan membawa perubahan yang mendasar dalam pembangunan kota Prabumulih.

Selain itu, kota Prabumulih menjadi salah satu kota perminyakan dunia yang bisa dikenal di dunia yang menghasilkan gas bumi dan minyak

“Kami kepingin kerja yang besar untuk kota Prabumulih dan insya Allah di bawah kepimpinan saya dan dibantu dengan walikota Prabumulih bapak Ir H Ridho Yahya, MM pembangunan yang kami sumbangkan untuk kota Prabumulih dapat berarti,” katanya.

Pihaknya juga ingin mendengarkan apa keinginan warga kota Prabumulih, karena selama ini gas yang dihasilkan kota Prabumulih besarnya sekitar 600-700 mton yang mana 350 mton dikirim ke Palembang dan sisanya diekspor ke daerah lain. Akhirnya, kota Prabumulih tidak mendapat pemakaian gas yang dihasilkan.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya, MM mengatakan, selama ini kota Prabumulih sama dengan ayam yang mati di lumbung padi. Alasannya, karena kota Prabumulih sebagai penghasil gas sekian puluh tahun, tidak pernah menikmati gas yang dihasilkan kota Prabumulih.

Semenjak menjabat sebagai Walikota Prabumulih, Ridho dengan segala tekad, daya upaya dan keberanian serta keseriusan, gas yang selama ini terbuang tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan warga Prabumulih. Warga akhirnya bisa menikmati gas sebanyak 4.500 sambungan gas rumah tangga. ( ADV )





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster