Gapura Perumnas Nendagung nyaris ambruk

10 total views, 3 views today

Bangunan gapura di kawasan Perumnas Nendagung Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan, ancam pengendara. | Dok KS

Bangunan gapura di kawasan Perumnas Nendagung Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan, ancam pengendara. | Dok KS

PAGARALAM – Keberadaan Gapura di Simpang Tiga Perumnas Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, terancam ambruk. Kondisi rusak berat dimaksud sangat membahayakan para pengendara saat melintas di jalur tersebut, mengingat keberadaan tiang penyangga maupun bagian paduan atas gapura sudah banyak rusak.

Ahmad Ali (48) warga Pagar Jaya, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan mengaku, kerusakan bangunan gapura sudah berlangsung sejak satu pekan terakhir. Namun hingga kini tampaknya belum ada upaya perbaikan dari dinas terkait.

“Kalau tidak diperbaiki segera, dikhawatirkan bangunan tersebut akan amruk. Apalagi jalur tersebut merupakan jalan alternatif menuju pusat kota maupun pemukiman warga,” kata Ali, kemarin (15/1).

Ia mengatakan, kondisi kerusakan pada tiang penyangga bangunan tersebut seperti terkena hantaman mobil truk saat hendak melintas di jalur yang ada.

“Kalau diperhatikan,kerusakan tersebut seperti habis kena benturan kendaraan yang melintas dijalur tersebut,” terangnya seraya berkata jika tidak diperbaiki, kemungkinan gapura itu akan amruk, bahkan dapat mengancam pengendara saat melintas.

Ditambahkan Budi, warga lainnya mengemukakan, beberapa hari lalu ada mobil truk barang yang memutar di sekitar bangunan gapura.

“Malam Minggu lalu (9/1), sekitar Pukul 23.00 WIB, ada suara seperti hantaman keras di sekitar bangunan gapura. Kemungkinan mobil truk barang telah menghantam tiang penyangga gapura hingga merusak hampir sekitar 80 persen bangunan mengalami kerusakan cukup parah,” ujarnya.

Sementara itu Camat Pagaralam Selatan, M Helmi SE MM saat dihubunggi mengatakan, kerusakan bangunan gapura di Simpang Tiga Perumnas Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan akibat tertambrak truk barang saat melintas beberapa hari lalu.

“Kerusakan itu kita sudah melaporkan kepada Dinas PU Cipta Karya Kota Pagaralam agar dapat segera diperbaiki,” jelasnya.

Menurut Helmi, bangunan gapura mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari tiang penyangga bangunan retak dan bagian kayu kuda-kuda hingga gording paduan atap banyak yang patah.

“Tiap kali hujan turun, banyak pengendara motor berteduh dibawah bangunan yang sudah dalam kondisi memprihatinkan,” terangnya seraya berujar dikhawatirkan kekuatan tiang penyangga bangunan akan rapuh akibat tergerus air hujan hingga mengancam pengendara saat melintas.

Terpisah, Kepala Dinas PU setempat Ir Sunarto Rohim, melalui Kabid Cipta Karya, Nuzirwan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan adanya bangunan gapura yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Dalam waktu dekat akan kita perbaiki kerusakan yang ada melalui anggaran rutin APBD 2015,” ujarnya singkat.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR    : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com