44 Kios di Terminal Kayuagung Terbengkalai

 879 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Terbengkalainya kios-kios di Terminal Kayuagung yang berada di pinggir Jalan Lintas Timur Kayuagung, menambah panjang rentetan aset Pemkab OKI yang mubazir. Padahal, jika difungsikan maksimal, aset ini akan menambah pemasukan bagi  ke kas pemerintah daerah.

Dibengkalaikannya kios-kios itu, ternyata bukan kabar baru, karena sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Meskipun terjadi beberapa kali pergantian penjabat kepala terminal dan Kepala Dishubkominfo OKI, para abdi negara ini tidak berdaya mengelolanya. Bahkan kesannya, mereka membiarkan kondisi ini terjadi.

Tidak terfungsinya kios tersebut, kian menambah daftar aset Pemkab OKI yang terbengkalai, khususnya kios. Sebelumnya, puluhan kios dan los di Pasar Kayuagung, juga mengalami nasib serupa. Bahkan los-los di Pasar Kodomongan, Kelurahan Perigi Kayuagung, sudah rusak karena pasarnya mati suri.

Pantauan di lapangan, Kamis (15/1) ada 44 unit kios yang berada di Terminal Kayuagung. Kios itu berada di sisi kiri dan kanan gedung kantor kepala terminal. Rinciannya, 20 kios berada di sisi kiri dan 24 berada di sisi kanan. Posisinya, 22 kios menghadap ke arah depan atau Jalintim dan sisanya juga 22 kios membelakanginya.

Mubazirnya kios-kios yang dibangun bersamaan dengan kantor terminal sekitar 10 tahun lalu bukan hanya karena tidak difungsikan saja. Beberapa pintu kios dan platfonnya juga banyak yang sudah rusak. Bila kerusakan diperbaiki, justru kian menghamburkan anggaran karena fungsinya tidak maksimal.

Dari pengamatan kemarin, memang terdapat 3 kios yang dimanfaatkan warga, Namun bukan manfaat yang semestinya dan menambah PAD. Dua kios dijadikan tempat tinggal warga dan satu kios dijadikan kedai kopi bagi sopir angkutan desa. Ukuran kios ini layaknya kios-kios umumnya di pasar, hanya sekitar 3 x 4 meter.

Fatimah (45) warga Desa Celikah, ditemui di dalam terminal kemarin mengatakan, ada keluarganya yang menghuni kios itu untuk berdomisili. Dirinya tidak mengetahui apakah keluarganya itu membayar sewa atau menghuninya secara gratis. Namun saat ditelusuri, penghuni itu sedang tidak berada di sana.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) OKI Pratama Suryadi SP mengatakan, sebagian kios-kios di terminal itu merupakan loket karcis angkutan umum. Namun ia membenarkan jika saat tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Itu semuanya sudah ada yang punya, tapi memang tidak dimanfaatkan pemiliknya. Untuk jangka panjang, kios-kios itu akan diberdayakan karena Pak Sekda OKI pernah meninjaunya langsung melihat kondisi di sana,” kata mantan Kasat Pol PP Setda OKI ini.

“Akan saya tanyakan kepada Kepala Terminal Kayuagung tentang kios itu. Pemkab OKI punya rencana akan ada pembangunan pasar di belakang terminal sehingga semua kios bisa berfungsi. Namun ini butuh waktu dan proses serta koordinasi dengan beberapa dinas dan badan,” jelasnya.

 

TEKS        : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : FJ ADJONG.

 


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster