Polisi Lacak Penculik Bayi Modus PRT

 214 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Terlacak lewat Global Warning System (GPS), pihak kepolisian Polsekta Kalidoni Palembang dan dibantu petugas Sat Reskrim Polresta Palembang, mengejar komplotan peculikan bayi bermoduskan pembantu rumah tangga (PRT), Rabu (14/1).

Palembang – Pengejaran tersebut dilakukan usai petugas Polsekta Kalidoni Palembang, menerima laporan penculikan bayi dengan korban Ronauili (2), putri pertama pasangan Diana (26) dan Dedi (27), warga Jalan Anggrek, Komplek Kedamaian Permai I, Blok KK 12, RT 10 RW II, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi penculikan yang dilakukan oleh Hawa (22), pembantu korban yang baru saja bekerja di rumah korban beberapa bulan tersebut dilakukan saat kondisi rumah dalam keadaan sepi, saat itu suaminya Dedy sedang bekerja diluar kota sementara Diana Ibu korban sedang berbelanja bersama adiknya.

Hawa berhasil membawa korban Ronauili dengan di jemput seseorang yang mengunakan mobil diduga avanza dengan warna biru tua, hal tersebut diketahui dari rekaman kamera CCTV yang berada di rumah korban.

Sementara Diana yang tiba di rumah dengan situasi sepi, tanpa pintu rumah tidak terkunci langsung mencari keberadaan pembantunya dan anaknya, namun pencarianya tidak membuahkan hasil, hingga dirinya melihat kamera CCTV dengan hal tersebut dirinya memastikan jika anaknya telah menjadi korban penculikan.

Usai melihat rekaman tersebut, Diana langsung melaporkan ke pihak kepolisian, Mapolsek Kalidoni Palembang, mendapatkan informasi tersebut Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Rachmad S Pakpahan memimpin langsung olah TKP di rumah korban.

Setelah melakukan oleh TKP, berusaha melakukan pemburuan guna mengamankan pelaku, Rachmad langsung melakukan koordinasi dengan Polresta Palembang. Alhasil Kasat Reskrim, Pidum dan PPA Polresta Palembang turun kelapangan untuk memburu Hawa. Situasi pencarian Hawa sempat menenangkan saat anggota mendapatkan informasi jika Hawa bersembunyi di mall Internasional Plaza (IP) Palembang, bahkan kedatangan anggota yang akan melakukan penagkapan sempat menarik perhatian pengunjung mall.

Namun, penyergapan anggota pun tidak membuahkan hasil, lantaran puluhan anggota Polisi gabungan dari Polsek dan Polresta tersebut tidak berhasil menagkap pelaku, hingga anggota mendapatkan berbagai informasi namun setelah di tindak lanjuti tidak membuahkan Hasil.

Diana saat ditemui di rumahnya mengatakan jika dirinya tidak ada firasat apapun terkait kejadian tersebut, menurutnya meninggalkan korban dengan pembantunya merupakan hal yang biasa.

“Sudah biasa saya tinggal, namun tadi pagi kejadianya berbeda, saat saya sampai rumah keadaan rumah sudah sepi tidak ada seorang pun,” kata Diana yang terus menangis berharap anaknya cepat ditemukan.

Dilanjutkan Diana, jika sudah beberapa bulan dirinya memperkerjakan Hawa, namun tidak ada kecurigaan atau hal aneh yang dilakukan hawa hingga kejadian penculikan tersebut.

“Meskipun baru beberapa jam saya yakin dia menculik anak saya karena dia pergi dengan di jemput mobil dan tidak meminta izin kepada saya terlebih dahulu,” kata ibu dua anak itu.

Sementara itu Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Rachmad S Pakpahan mengatakan jika aksi penculikan yang dilakukan Hawa merupakan laporan dari keluarga korban, setelah itu langsung dilakukan terhadap tersangka.

“Usai olah TKP di rumah korban kita langsung melakukan pengejaran berdasarkan GPS namun usaha kami gagal, kita akan lakukan pemeriksaan terhadap korban untuk mengetahui kejadian lebih mendalam,” tutupnya.

 

TEKS      : OSCAR RYZAL

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster