Pemuda Pancasila Dukung Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

 282 total views,  2 views today

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Lubuklinggau menyatakan sikap siap mensuport penegakan hukum tidak tebang pilih di Kota Lubuklinggau. | Foto : Sri Pradez

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Lubuklinggau menyatakan sikap siap mensuport penegakan hukum tidak tebang pilih di Kota Lubuklinggau. | Foto : Sri Pradez

LUBUKLINGGAU – Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Lubuklinggau kemarin (14/1), menemui Kepala Kejaksanaan Negeri (Kajari) dan Ketua PN Lubuklinggau, dalam rangka audiensi dan silaturahmi menyatakan sikap mendukung penegakan hukum tanpa tebang pilih di Lubuklinggau.

“Pemuda Pancasila siap mendukung dan menyuport Kajari-PN dalam penegakan hukum agar tidak tebang pilih, PP akan memantau seluruh permasalahan kasus hukum yang terjadi di Kota Lubuklinggau,” tegas Ketua MPC PP Lubuklinggau, Indra Syafei didampingi Sekjend MPC PP, Ari Maulana saat diwawancarai Kabar Sumatera,usai bertemu dengan Kajari dan PN Lubuklinggau,Rabu (14/1).

Menurut Afek, penegakan hukum di Lubuklinggau selama ini sudah cukup baik,namun belum maksimal, masih banyak hal yang harus diperbaiki.

Paling penting diperbaiki moral dan mental penegak hukum, kalau tidak diperbaiki jangan pernah bermimpi penegakan hukum di negeri ini akan baik.

Afek, sapaan Indra Syafei menjelaskan, dalam waktu dekat MPC PP juga akan segera menyusun program penyuluhan Kadarkum (Keluarga Sadar Hukum) untuk masyarakat luas. Tujuannya, agar masyarakat sadar akan hukum di negara Republik Indonesia khususnya di Kota Lubuklinggau.

Narasumber pada Sadar Hukum ini,lanjut dia, akan dihadirkan Kajari,Ketua PN,Kapolres,dan Dandim Lubuklinggau.

Sementara, Ari Maulana menambahkan, pada kesempatan audiensi dan silaturahmi dengan Kajari dan Ketua PN tersebut membahas tiga poin.

Pertama menjalin kerjasama dalam hal penguatan pengetahuan hukum,kedua mendukung dan membackup penindak-penindakan hukum dan berdasarkan hasil mubes peningkatan dan penumbuhan kembali Pedoman Penghayatan,dan Pengamalan Pancasila (P4).

“Kita juga perlu apabila ada pergantian kajari dan ketua PN untuk silaturhami dan komunikasi,” tambah Ari.

Dikatakan, Ari, mereka mengapresiasi ormas PP mengenai program-program P4, karena program tersebut untuk semua element, tidak hanya peserta didik, tapi masyarakat umum.

 

TEKS       : SRI PRADES

EDITOR   : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster