Tiga kali mangkir, Mantan Kepala Dinas DKPP Banyuasin Dijemput Paksa

 357 total views,  2 views today

ilustrasi

Ilustrasi Jeruji | Ist

BANYUASIN – Mantan Kepala Dinas Kebersihan Pemakaman dan Taman (DKPP) Banyuasin, Amir Fauzi yang kini menjabat Kepala Badan Pemerintahan Desa (PMD), dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo, Palembang.

Amir Fauzi  dijemput paksa  di kediamannya di Palembang , Selasa (13/1), sekitar pukul 09.00 WIB, oleh pihak Kejaksaan Negeri Banyuasin. Jemput paksa itu digelar usai  tiga kali mangkir dipanggil.

“Ya, sekitar pukul 09.00 WIB, kami lakukan penjemputan paksa terhadap Amir Fauji dirumahnya, di Palembang. Berhubung kita ada kegiatan di Kejaksaan Tinggi maka tersangka Amir Fauji kita titipkan di Lembaga Permasyarakatan, Pakjo Palembang,” ujar Kepala kejaksaan Negeri Pangkalan Balai Asmadi melalui kepala Seksi Pidana Khusus Rian Sumanta dihubungi lewat ponselnya, Selasa (13/1).

Rian menerangkan, pihaknya akan langsung memeriksa tersangka tersebut.

“Selanjutnya akan kita jadwalkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Amir Fauji tersangkut kasus dugaan mark up pengadaan tanah kuburan atau Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun  Bintang Campak Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III.
Akibat ulah tersangka, kata Kejari, negara dirugikan Rp 1,8 M . “Tersangka terancamn Pasal 2 dan 3 UU 31 tahun 2009 yunto pasal 55 KUHP yang ancamanya sampai 20 tahun Penjara,” pungkasnya.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

 


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster