Tak Lolos Verifikasi PT LI, SFC Coret Christian Vaquero

 1,016 total views,  2 views today

Christian Vaquero (Kiri) saat uji coba menghadapi Mali Selection. di Lapangan Halim Jakarta, Beberapa Waktulalu. | Dok KS

Christian Vaquero (Kiri) saat uji coba menghadapi Mali Selection. di Lapangan Halim Jakarta, Beberapa Waktulalu. | Dok KS

Palembang – Manajemen Sriwijaya FC dengan terpaksa mencoret  striker anyar Christian Vaquero yang baru saja  dikontrak berdurasi satu musim untuk memperkuat Laskar Wong Kito di Indonesia Super League (ISL) musim 2015.

Penyebabnya, ekspatriat asal Uruguay ini tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia selaku operator ISL. ” (Christian) Vaquero sudah out, dia tidak lolos verifikasi PT Liga Indonesia,” kata pelatih SFC Benny Dolo, Selasa (13/1) kemarin.

Bendol, sapaan akrab Benny, dia sendiri tidak mengetahui persis seperti apa penilaian dari PT LI terhadap Vaquero sehingga tidak bisa  memenuhi syarat bermain di ISL. Namun ia memprediksi, riwayat bermain di kompetisi profesional Divisi Dua Uruguay menjadi penyebab utamanya.

“Kemungkinan karena sebelumnya dia bermain di divisi dua, mungkin itulah penyebabnya. Karena kalau tes fisik dan kesehataannya dia bagus,” ungkap mantan pelatih Persija Jakarta tersebut.

Sementara itu, Sekretaris SFC Achmad Haris menambahkan, terkait tidak lolosnya mantan pemain Huracan itu, pihaknya telah menerima surat resmi melalui faxmile dari PT Liga Indonesia.

“Sebenarnya suratnya sudah kita terima malam sebelum Trofeo Persija (11/1) lalu. Tapi baru hari ini kami kasih tahu ke Vaquero. Saya pribadi merasa tidak tega memberitahunya,” kata Haris.

Sebelumnya, untuk persyaratan pemain asing yang baru berlaga di ISL, PT Liga menerpakan sejumlah regulasi. Diantaranya pemain yang sebelumnya memperkuat klub di zona CONMEBOL seperti Vaquero yang bermain untuk Huracan (klub yang berlaga di strata kedua kompetisi profesional Uruguay).

Berdasarkan regulasi yang ada, hanya pemain yang berasal dari kompetisi kasta ketiga di Brasil dan Argentina yang bisa lolos main di ISL. Selain itu, untuk pemain yang sebelumnya berkiprah di Cili, Paraguay, dan Kolombia, minimal bermain di kompetisi kasta kedua. Selain lima negara itu, maka sang pemain sebelumnya harus bermain di kompetisi level tertinggi, termasuk yang berkiprah di kompetisi Uruguay.

Di samping itu, pemain asing yang pada musim kompetisi sebelumnya bermain di luar Indonesia wajib membuktikan bahwa, yang bersangkutan bermain sekurang-kurangnya 50 persen pertandingan dari total pertandingan resmi selama satu musim kompetisi.

Sementara berdasarkan data laman wikipedia, pada musim lalu Vaquero hanya tercatat bermain tujuh kali dari 26 laga yang dimainkan Huracan dengan mencetak lima gol.

TEKS : IQBAL

Teks : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster