Kebutuhan Dasar Pendidikan Belum Tuntas

 252 total views,  2 views today

Ilustrasi Siswa di Salah satu SD dikota Palembang

Ilustrasi Siswa di Salah satu SD dikota Palembang | Dok KS

EMPAT LAWANG – Kebutuhan dasar pendidikan di Kabupaten Empat Lawang belum tuntas. Bahkan, diprediksikan kekurangan fasilitas berupa Ruang Kelas Belajar (RKB) dan meubeler masih di bawah 75 persen.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang H Agusni Efendi mengakui, hingga 2015 ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) pembangunan sekolah di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Hasil cek di lapangan, tidak sedikit sekolah rusak dan kekurangan meubeler.

“Masalah pendidikan memang tidak akan pernah selesai, masih banyak PR kita kedepan untuk melengkapi kebutuhan dasar pendidikan ,” jelas Agusni saat pengecekan SMP Negeri 1 Talang Padang, kemarin (13/1).

Ia menyebut, sebagai daerah berkembang Empat Lawang butuh kerja keras memajukan pendidikan. Mulai dari sistem kurikulum, sarana prasarana semua masih menuai permasalahan. Terlebih lagi kebutuhan dasar belum terpenuhi maksimal, misalnya di tingkat SD dan SMP, kekurangan meubeler dan RKB masih cukup banyak. Makanya 2015 ini akan diprioritaskan sarana dan prasarana.

“Tahun 2015, anggaran pendidikan sekitar 11 persen dari APBD Empat Lawang, ini masih kecil tapi mencukupi standar anggaran pendidikan,” jelasnya.

Ujar Agusni, selain kebijakan pemerintah Empat Lawang melalui Disdik. Ia menegaskan agar para kepala sekolah dan guru lebih peduli terhadap sekolahnya.

“Saya pernah ngecek SMA Negeri 1 di Kecamatan Sikap Dalam, tapi digerbangnya masih tertulis SMA Negeri 2 Kecamatan Ulu Musi. Padahal kepala sekolahnya sudah menjabat enam bulan lebih. Nah, inikan bukti kepedulian kepsek dan guru masih minim,” katanya.

Ia berkata, hal sepele di sekolah bisa dikerjakan sendiri. Sebab, tipe sekolah misalnya SMA sudah memiliki dana besar mencapai Rp 1,4 miliar pertahun, jika siswanya mencapai 900 orang atau setara setiap siswa Rp 1,5 juta.

“Jangan terjebak rutinitas, tapi tidak memperhatikan kondisi sekolah. Nah, kepala sekolah tidak mampu dan peduli harunya kita ganti,” imbuhnya.

Terkait kondisi SMP Negeri 1 Talang Padang, Agusni memastikan RKB yang sempat retak dan nyaris roboh kini sudah siap difungsikan. Hasil pemeriksaan tim dan konsultan, kerusakan sudah diperbaiki dan tidak membahayakan.

“Silakan digunakan, sudah di cek aman dan tidak akan membahayakan,”tukasnya.

 

TEKS      : SAUKANI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster