Dalam Sehari, RSUD OI Hasilkan 9 Ribu liter Sampah Medis

 348 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

Inderalaya –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ogan Ilir (OI) dalam sehari menghasilkan sampah medis padat seberat 300 kg dan cair 9 ribu liter.

Sampah tersebut diolah dalam dua peralatan dimana untuk limbah padat yaitu  Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) dan incenerator untuk pengolahan limbah cair.

Direktur RSUD OI, dr Irma didampingi Kabid Penunjang Medis dan Non Medis RSUD OI, Nazori Selasa (13/1) mengatakan fungsi IPAL adalah mengolah limbah padat seperti jarum suntik, infus, ipul obat, obat-obatan, perban, tampon pembalut, botol injeksi, kayu, plastik dan sebagainya.

“Pengelolahan limbah padat kita mendapat lisensi dari Republik Rakyat Cina (RRC). Dalam sehari sampah disini 300 kg, sekali bakar mesin ini bisa 200 kg dengan suhu 115 derajat sekali bakar 30 menit. Kalau sampahnya basah kita keringkan terlebih dahulu. Setelah hangus akan menghasilkan abu yang dapat menyuburkan tanaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Penunjang Medis dan Non Medis RSUD OI Nazori menambahkan untuk limbah cair seperti kencing, darah, air infus dan sebagainya dimasukkan dalam tanki kemudian diproses  sehingga air yang dihasilkan aman setelah melalui proses pembuangan.

“Sebanyak 9 ribu liter sehari untuk incenerator limbah bisa diolah 20 ribu liter/hari. Proses penyulingan limbah yakni 1,5 jam disini ada filter 3x uji coba. Jadi amanlah meskipun air dibuang ke lebak,” katanya.

Ia menambahkan, agar 21 puskesmas di setiap kecamatan dapat mengolah limbahnya di RSUD OI. “Selama ini saya tidak tahu dmana kedepan bisa memanfaatkan yang ada di puskesmas. Tapi harus mou dulu dengan 21 puskesmas bisa jadi sampahnya dalam sehari lebih dari 1ton,” jelasnya.

 

Teks    : Joen

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster