Tahun 2014, Polres OKI Hanya Ungkap Satu Kasus Korupsi

 81 total views,  3 views today

Ilustrasi Polisi | Ist

Ilustrasi Polisi | Ist

KAYUAGUNG – Jajaran Kepolisian Resort (Polres), Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada tahun 2014 lalu hanya mengungkap satu kasus korupsi saja. Hal itu berbeda pada tahun sebelumnya yakni pada tahun 2013 yang berhasil mengungkap dua kasus korupsi diwilayah hukumnya.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rahmat, mengatakan dari hasil rekapitulasi, trend  jenis kejahatan yang tarjadi di wilayah OKI, untuk kasus kejahatan terhadap kekayaan negara atau tindak pidana korupsi pada tahun 2014 terungkap satu kasus. Berbeda di tahun 2013 pihaknya berhasil ungkap dua kasus korupsi.

“Satu kasus korupsi yang diungkap yakni  penyelewengan alokasi dana desa (ADD),  dan dana Bantuan Gubernur (Bangub) yang dilakukan kades Jungkal, Kecamatan Pampangan,OKI, A Rapik. Berdasarkan hasil audit yang diterima dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terjadi indikasi kerugian negara sebesar Rp165 juta  dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Gubernur (Bangub) sejak tahun 2009 hingga 2013,” katanya belum lama ini.

Kapolres menambahkan, hasil pemeriksaan   tersangka dan beberapa saksi-saksi tersangka diduga telah menilep dana ADD yang semestinya diperuntukan bagi pembangunan infrastruktur desa dan sarana fisik justru tidak dibangunkan, demikian juga dengan tunjangan perangkat desa, lembaga adat  yang tidak dibagikan.

Kata dia, bukan hanya  kasus korupsi yang menjadi target Polres OKI, tetapi tidak pidana umum, seperti aksi perampokan, pencurian dan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), narkoba juga menjadi target.

“Kita sama-sama tahu bahwa saat ini masih sering terjadi aksi kejahatan baik itu, curas, curat dan lainnya, ini juga menjadi target untuk diungkap, agar situasi OKI mangkin kondusif,” jelasnya.

Kasat Reskrim AKP Novi Ediyanto didampingi Kanit Pidsus, Iptu Jailili, menambahkan pihaknya tidak akan main-main untuk penanganan kasus korupsi yang sudah masuk penyelidikan Polres OKI.

“Jika dugaan korupsi yang masuk ke Polres OKI, kita tidak akan main-main untuk menangkapnya. Akan kita proses sampai tuntas,” terangnya.

 

Teks    : DONI AFRIANSYAH

Editor   : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com