Izin Terbit KPPT Dijamin Cepat

 228 total views,  2 views today

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PAGARALAM – Guna menciptakan pelayanan prima di tengah-tengah masyarakat, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) setempat, senantiasa menerapkan layanan progesif terhadap sejumlah pengurusan perizinan.

“Kalau selama ini permohonan periizin yang diajukan masyarakat baru bisa terealisasi hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan lamanya, tapi sekarang proses penyelesaiannya dapat dipersingkat atau dalam kurun waktu 3-7 hari kerja. Kecuali perizinan yang menyangkut izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Mendirikan Tower, Izin Lokasi dan Izin

Operasional Rumah Sakit. Mengingat penerbitan perizinan dimaksud tentunya membutuhkan waktu sekitar 14 hari kerja,” ujar Kepala KPPT Kota Pagaralam Karudin SE MM, saat dihubungi via ponselnya, kemarin.

Ia berkata, upaya menepis berbagai anggapan mengenai cepat atau lambatnya kepengurusan suatu izin berdasarkan besaran jumlah dana yang dikeluarkan pemohon, pihaknya menegaskan hal itu sama sekali tidak benar. Melainkan lambanya proses dimaksud, sebetulnya terkendala belum lengkapnya persyaratan yang dipenuhi pemohon dalam mengajukan perizinan.

“Selama ini ada anggapan pengurusan izin berdasarkan jumlah dana yang dikeluarkan oleh pemohon, tapi hal itu sama sekali tidak benar. Lambannya proses pengurusan perizinan yang diajukan masyarakat sebetulnya ada persyaratan yang belum terpenuhi,” jelasnya.

Guna percepatan proses pengurusan  izin lanjutnya, KPPT Kota Pagaralam senantiasa menerapkan langkah progresif guna memperlancar berbagai kebutuhan masyarakat yang mengajukan permohonan.

“Ya, kita siap memproses penerbitan perizinan dengan cepat, kalau persyaratannya sudah lengkap. Kami siap membantu, apalagi lahan usaha atau kebutuhan masyarakat dimaksud benar-benar membutuhkan perizinan,” tegasnya.

Kaharudin menjelaskan, jika persyaratan yang wajib dipenuhi oleh pemohon telah lengkap, pihaknya akan segera memproses permohonan tersebut.

“Kendati demikian, permohonan perizinan yang diajukan masyarakat maupun para pengusaha yang hendak membuka lahan baru ataupun pengembangan usaha sudah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan akan diproses secara cepat,” terangnya seraya berkata berdasarkan Permendagri Nomor 24 Tahun 2006, untuk waktu maksimal pengurusan izin secara umum mesti diselesaikan dalam tempo 15 hari kalender.

Ditambahkannya, sesuai hasil evaluasi KPPT Kota Pagaralam terhadap sejumlah pengurusan perizinan tahun 2014 lalu, rata-rata penyelesaian izin hanya membutuhkan waktu sekitar satu hari hingga satu pekan. Adapun proses pengurusan izin dimaksud, diantaranya izin usaha perdaganagan (SIUP), izin tempat usaha (SITU), izin tanda daftar gudang (TDG), izin gangguan (HO), izin tanda daftar perusahaan (TDP), izin usaha(SKU), izin mendirikan bangunan (IMB), izin reklame, izin usaha  jasa kontruksi (IUJK), pendirian sekolah atau izin kursus, izin usaha angkutan, izin trayek angkutan, izin mendirikan tower, izin lokasi, izin pemanfaatan/penebangan/pemanfaatan kayu, izin depot kayu, izin gergaji rantai, izin usaha kepariwisataan.

“Kemudian, izin depot obat atau apotik, izin praktik dokter umum/gigi/spesialis, izin bidan/perawat, izin kerja perawat/apoteker/asisten apoteker, izin balai pengobatan/klinik, izin laboratorium klinik dan izin operasional rumah sakit,” jelasnya.

 

TEKS     : ANTONI STEFEN

EDITOR  : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster