SFC Gagal Rebut Trofeo

 176 total views,  2 views today

Skuad SFC | Dok KS

Skuad SFC | Dok KS

PALEMBANG – Trofeo Persija 2015 berakhir dengan menghadirkan juara bersama. Itu setelah, tiga tim yang berlaga yaitu Persija Jakarta, Arema Cronus, dan Sriwijaya FC sama-sama mengumpulkan tiga poin, menyusul ketiganya masing-masing hanya bisa memenangkan laga lewat adu penalti.

SFC mengawali laga pertamanya menghadapi Persija Jakarta dengan kemenangan 5-3 lewat drama adu penalti, setelah dalam 45 menit waktu normal  hanya bermain imbang tanpa gol di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (11/1) petang.

Hal serupa terjadi di pertandingan kedua kontra Arema Cronus, laga selama laga 45 menit hanya berakhir dengan skor kacamata 0-0  dan diteruskan dengan adu penalti. Namun sayang, di laga kedua ini anak asuh Benny Dolo harus menelan kekalahan setelah Syakir Sulaiman dan Abdoulaye Maiga yang didapuk sebagai eksekutor gagal mengkonversi tembakan  menjadi gol. Skor 4-2 untuk kemenangan Singo Edan (julukan Arema).

Sementara itu laga ketiga yang menjadi penentu antara Persija Jakarta melawan Arema Cronus pun harus disudahi lewat adu penalti dengan skor 4-2 untuk keunggulan tim Macan Kemayoran (julukan Persija).

Menanggapi hal ini, manajer SFC Robert Heri menilai ada progress positif yang ditunjukkan Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan saat tampil di Trofeo Persija ini, meski tidak ada satu gol pun yang lahir dari on play. Hanya saja Robert menginginkan kesoliditasan tim perlu ditingkatkan lagi dalam waktu yang tersisa sebelum terjun di ISL musim ini.

“Ini hanya pra musim. Kami masih melihat bagaimana kemampuan setiap pemain selama 90 menit. saya raya bukan hanya SFC, tapi Persija dan Arema pun kesulitan menembus pertahanan kita,” ungkap Manajer SFC Robert Heri.

“Ini ajang pemanasan yang bagus. Kita langsung bertemu dua kekuatan besar. setelah ini, kita akan mencoba tim lain di Padang pada SCM Cup nanti,” tambahnya.

Asisten pelatih SFC Hartono Ruslan mengungkapkan,  sejauh ini  tim pelatih masih buta kekuatan skuat. Karena evaluasi terhalang sulitnya mendapatkan lawan berat. Momen evaluasi tersebut baru dilakukan, setelah turnamen Trofeo ini. “Karena tidak ada lawan kuat selama uji coba kemarin. Makanya kita (pelatih) tidak tahu betul, bagaimana karakter dan kekuatan sesungguhnya para pemain,” ujarnya.

Lanjut dia,  turnamen Trofeo Persija merupakan kesempatan besar untuk memantau pemain.

“Di sini (Trofeo) kita bisa mendapat lawan kuat dan secara jelas kekuatan pemain kita. Setelah ini, baru kami bisa mengoptimalkan para pemain untuk kompetisi ISL nanti,” pungkasnya.

 

TEKS     : IQBAL

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster