Jalan Sepanjang 45 Km Menuju Jejawi Butuh Perbaikan

 310 total views,  2 views today

# Puluhan Titik Lobang Bahayakan Pengandara

KAYUAGUNG – Jalan sepajang 45 kilo meter (km) menuju Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, kondisinya saat ini mengalami kerusakan cukup parah. Puluhan titik lobang dijumpai di sepanjang jalan oleh pengendara yang melintas.

Bahkan akibat kondisi demikian pengendara harus ektra hati-hati melewati jalan tersebut kalau untuk terhindar dari kecelakaan. Jalan milik provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini lama dibiarkan rusak, dan belum juga ada perbaikan dari pemerintah setempat.

Sementara aktivitas lalulintas terus berjalan mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungan beberapa kecamatan, yakni Sirah Pulau Padang, Jejawi bahkan Palembang.

Pantauan di sepanjang jalan tersebut belum lama ini, sepanjang jalan dari pinggiran Sungai Komering Kelurahan Sukadana Kecamatan Kayuagung, sudah mulai berlobang dengan jarak berdekatan, sehingga kendaraan yang melintas disana harus memperlambat laju kendaraannya agar terhindar dari jebakan lobang yang mengangah dengan kedalam antara 50 cm.

Kondisi ini akan lebih diperpah bila diguyur hujan. Puluhan titik lobang akan digenangi air tak ubanya bak kubangan kerbau. Tak jarang akibat aspal jalan yang sudah terpisah dari badan jalan membuat sejumlah pengendara harus jatuh dari kendaraanya.

Bila kondisi jalan ini tetap tidak diperbaiki akan kerusakan yang ditimbulkan akan lebih parah lagi. Dan bisa mengakibatkan korban jiwa khususnya bagi para pengendara.

Warga sangat berharap jalan yang ada di sepanjang desa mereka bisa segera diperbaiki. Walaupun notabenya jalan itu merupakan tanggungjawab provinsi, setidaknya Kabupaten OKI memiliki wakil mereka di DPRD Provinsi Sumsel yang dapat menyuarakan aspirasi meraka.

”Kita kan, ada wakil di DPRD Sumsel, setidaknya mereka bisa menyampaikan aspirasi masyarakat,“ kata Ata (35) warga OKI yang melintas di jalan tersebut.

Perbaikan jalan tersebut sudah sangat mendesak dilakukan perbaikan, karena kondisi kerusakan sudah sangat parah, jika tetap dibiarkan berkemungkinan akses jalan akan terputus.

“Jika dalam setahun ini tidak diperhatikan, perbaikan maka akan tambah parah kerusakan jalan, bahkan bisa saja jalan alternatif tersebut putus,” tuturnya.

Ditambahkan Mamat (40), Desa Srigeni Kecamatan Kayuagung mengakui, kerusakan jalan alternatif sudah parah, karena tidak hanya jalan aspal yang sudah pecah dan berlobang, termasuk gorong-gorong di Desa Tanjung Serang berlobang. Gorong-gorong itu, untuk keselamatan pengendara dipasang kayu bertutup karung putih.

Kepala Dinas PU Bina Marga OKI, Ir H Hapis MM, pihaknya sudah menyampaikan kepihak Komisi III DPRD Provinsi. Terkait kerusakan jalan, mereka sudah mengetahui dan sudah diprogramkan bahkan sudah ditenderkan proyek jalan yang pernah disampaikan ke provinsi.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini, jalan alternatif  yang rusak akan segera dilakukan perbaikan, karena proyek jalan itu sudah dilakukan tender November lalu, dan tinggal pelaksanaan saja,” kata Hapis.

Mengenai pelaksanaannya, lebih jelas menurut Hapis langsung saja dikonfirmasikan ke Provinsi Sumsel.

“Kalau pelaksanaannya saya belum tahu, dan bisa ditanya langsung ke pihak provinsi yang lebih mengetahuinya,” tandasnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster