Asik Berteduh, 22 Anggota Geng Motor Palembang Diciduk

 975 total views,  2 views today

22 anak baru gede (ABG), diduga anggota geng motor yang kerap merasahkan warga Palembang, di ciduk petugas Satreskrim Polsekta Kemuning Palembang, Minggu (11/1/2015) | Foto : Oscar Ryzal

22 anak baru gede (ABG), diduga anggota geng motor yang kerap merasahkan warga Palembang, di ciduk petugas Satreskrim Polsekta Kemuning Palembang, Minggu (11/1/2015) | Foto : Oscar Ryzal

PALEMBANG – Sebanyak 22 anak baru gede (ABG), diduga anggota geng motor yang kerap merasahkan warga Palembang, di ciduk petugas Satreskrim Polsekta Kemuning Palembang, Minggu (11/1) pukul 02.00 WIB. Ke 22 ABG tersebut terdiri dari lima orang perempuan dan 17 laki-laki.

Puluhan ABG ini ditangkap saat berteduh di sebuah ruko dikawasan Jalan kol H Burlian. Untuk mendalami apakah kesemuanya terlibat aksi kejahatan kendaraan bermotor (Ranmor), Kini puluhan ABG yang kesemuanya masih berstatus pelajar ini digelandang petugas ke Polsekta Kemuning.

“Mereka baru kita duga sebagai salah satu pelakunya, untuk itu akan kita periksa satu persatu jika nantinya terbukti maka akan kita tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemuning Palembang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fajar Nur Akbar, melalui Kanit Reskrim Inspektur Polisi Dua (Ipda) Yahya Roni, kemarin

Ia menambahkan, jika tidak terbukti nantinya akan di panggil orang tuanya untuk membuat perjanjian agar tidak membiarkan anak-anaknya berada di luar rumah hingga larut malam.

“Bagi yang sudah terbukti tidak terlibat aksi ranmor maka akan kita panggil orang tuanya dan kita buatkan surat perjanjian untuk tidak membiarkan anaknya berada di luar rumah hingga larut malam, karena hal tersebut sangat berbahaya bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, saat disinggung barang bukti sepeda motor yang diamankan dari para ABG, pihaknya akan meminta surat-surat kendaraan, dan jika lengkap maka kendaraan tersebut bisa di bawa pulang langsung.

“Saat ini memang tidak ada satupun dari mereka yang bisa menunjukan surat-surat sepeda motor yang mereka bawa, namun jika ada surat-surat maka kami akan serahkan dan bisa dibawa pulang,” jelasnya.

Sementara itu, Yudistira (16), salah satu yang diduga geng motor mengaku jika dirinya memang sering keluar malam, namun dirinya membantah jika dituduh sebagai pelaku ranmor. “Saya nongkerong setiap malam minggu sudah biasa dan saya tidak pernah melakukan aksi ranmor,” ujarnya.

Dikatakan Yudistira jika dirinya diamankan anggota Polisi saat sedang berteduh di sebuah ruko di jalan kol H Burlian, lantaran masih hujam. “Tiba-tiba ada anggota polisi yang datang dan menagkap kami, padahal kami saat itu sedang berteduh lantaran maupulang masih hujan,” pungkasnya.

 

Teks    : Oscar Ryzal

Editor  : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster