Alex Noerdin Sorot Kinerja Dinas Pariwisata

 214 total views,  2 views today

Alex Noerdin Gubernur Sumsel | Dok KS

Alex Noerdin Gubernur Sumsel | Dok KS

PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin mengakui bahwa sektor pariwisata di Sumsel belum mengimbangi soal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel berjanji akan memaksimalkan sektor ini pada tahun ini juga. Mulai dari memperbaiki kinerja dari Sumber Daya Manusia (SDM), stake holder serta instansi terkait.

“Mereka yang duduk di Dinas Pariwisata wajib memahami urusan pariwisata. Apalagi pada tahun ini sudah banyak even yang akan kita selenggarakan,” tegas Alex saat diwawancarai di kantornya, kemarin.

Mantan Bupati Musi Banyuasin ini menilai, dukungan sektor pariwisata di Sumsel masih banyak lagi yang mesti digali. Hal ini demi meningkatkan perekonomian daerah. Padahal, Sumsel mempunyai peluang yang besar dengan adanya berbagai objek pariwisata yang ada. Seperti, Jembatan Ampera, Sungai Musi, Pulau Kemaro, Taman Wisata Punti Kayu, Benteng Kuto Besak (BKB), dan lain-lain.

“Sampai dengan akhir 2014, sektor Pariwisata masih sangat kecil pengaruhnya. Padahal, mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan potensi pariwisata, Alex menambahkan, pada 2015 ini, pihaknya akan lebih serius memperbaiki peningkatan wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Sumsel. Tentunya, dengan memperbaiki kinerja dari instansi terkait yang lebih memahami dan mengerti bidangnya.

Tak hanya itu, Alex juga mengakui tengah membidik sejumlah SDM yang akan mengisi dinas tersebut dengan melakukan perbaikan secara besar-besaran.

“Setidaknya harus orang yang mengerti dengan pariwisata di Sumsel. Apa yang harus diolah, bagaimana cara membuatnya baik kedepan, dan tentunya memberi andil besar dalam perekonomian Sumsel,” tegasnya.

Kecemasan Alex Noerdin memang cukup beralasan. Bertaburannya lokasi objek wisata di Sumsel seharusnya mampu digali lebih dalam. Meski telah ada upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten/Kota yang memiliki potensi tersebut, namun peran serta Pemprov melalui Dinas Pariwisata tidak bisa tinggal diam. Banyak hal yang harus dibenahi mulai dari infrastruktur hingga akses jalan menuju ke lokasi tersebut.

Tahun ini pun, Alex siap mengembangkan kawasan Danau Ranau yang dinamai dengan Kawasan Terpadu Ekonomi Danau Ranau. Kawasan ini nantinya bisa melibatkan perekonomian tiga provinsi yakni Sumsel, Bengkulu dan Jambi. Dirinya menjamin, tahapan studi telah dilakukan sejak 2014 lalu, dengan melakukan studi pengembangan pariwisata Danau Ranau di Sumsel. Dirinya menargetkan, untuk tahun ini sudah bisa dilakukan.

“Situs dan keindahan alam di Sumsel ini yang harus digali. Kita perlu orang-orang yang sigap dan mengerti bagaimana cara mengolahnya,” tambah Alex.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Sumsel, Irene Camelyn membenarkan jika dalam waktu dekat, akan kembali dilakukan perombakan secara besar-besaran di sejumlah Dinas, SKPD serta Biro. Meski tidak menyebutkan secara rinci tanggalnya, namun Irene mengaku jika Gubernur Sumsel telah memilih orang-orang yang terbaik yang sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Bisa saja pekan ini atau pekan depan. Tergantung keputusan Gubernur untuk melakukan mutasinya,” kata Irene.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster