Sungai di MURA Meluap, Buaya Mengancam

 246 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

MUSI RAWAS – Mulai tingginya debit air sungai di Kabupaten Mura akibat hujan tinggi membuat pihak Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Mura kembali mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal ditiga aliran sungai yakni Ketuan di Desa L wilayah Kecamatan Tugumulyo, Megang di wilayah Kecamatan Purwodadi dan Lesing di Desa Leban Jaya wilayah Kecamatan Tuah Negeri untuk waspada keberadaan buaya.

Plt Kepala Dishut Kabupaten Mura, Syaiful Anwa Ibna melalui Sekretaris, Tri Rterianto menjelaskan ada kemungkinan buaya ditiga aliran sungai yang menjadi habitat buaya tersebut naik kedaratan jika air sungai meluap. Dan keberadaan buaya tersebut tidak akan mengganggu jika tidak diganggu seperti diputas, disetrum ataupun dipancing.

“Walaupun air tinggi, asal tidak diganggu. Tapi kalau diganggu, dia (buaya) akan pertahankan diri. Seperti dipancing, diputas, dan disetrum,”terangnya.

Kata Tri Retrianto, di Desa L wilayah Kecamatan Tugumulyo keberadaan buaya sering naik ke daratan dan masuk kearea sekitar persawahan milik petani.

“Memang begitu kehidupan buaya, dia akan berjemur naik kedaratan. Terutama habitatanya selalu ikut arus air. Jadi kita ingatkan kepada warga sekitar untuk waspada keberadaan buaya,” jelasnya.
TEKS      : SRI PRADES
EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster