Uang Transport Ustad tak Cair, Pemkot Palembang Harus Pro Aktif

 311 total views,  2 views today

Ilustasi Anak-anak Mengaji | Dok KS

Ilustasi Anak-anak Mengaji | Dok KS

PALEMBANG – Hingga sekarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang masih menunda pencairan uang transpor Ustad dan Ustadzah di Kota Palembang. Pasalnya, masih menunggu aturan dari pemerintah pusat.

Asisten III bidang administrasi dan keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Palembang, Hoyin Rizmu mengatakan, pihaknya masih menunggu aturan dari pemerintah pusat terkait dana hibah untuk tranpor ustad dan ustadzah.

“Ini bukan faktor kesengajaan dari kami. Tapi, memang masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat. Sebab, ada aturan yang tidak boleh memberikan dana hibah secara terus menerus,” ungkapnya, Jum’at (28/11).

Kata Hoyin, walaupun dana tersebut belum diberikan. Ia mengaku, pihaknya, tetap peduli dengan ustad dan ustazah itu.

“Sejak dulu, kami selalu memperhatikan para ustad dan ustadzah tersebut,” akunya.

Hoyin menambahakan, besaran dana yang diterima ustad dan ustazah tersebut sebesar Rp 1,2 juta per tahun. Menurutnya, uang tranpor tersebut untuk membantu para ustad dan ustadzah dalam kegiatannya mengajar di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), TK dan lainnya.

“Namun, dengan bertambahnya ustad dan ustazah di Palembang. Tahun depan dana yang diberikan kemungkinan akan berkurang,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang Darmawan mengatakan, pihaknya hanya bisa menyampaikan aspirasi jika memungkinkan. Untuk itu, antara Pemkot Palembang dan pihak yang berkepentingan perlu ada komunikasi yang baik.

“Kami harap Pemkot Palembang berkomunikasi dengan pusat, karena sudah hampir tutup tahun ini,” imbuhnya.

Darmawan menambahkan, menyikapi hal tersebut. Pemkot Palembang harus pro aktif. Jangan hanya diam dan menunggu. Sehingga pencairan dana bisa segera dilakukan. Ia mengaku, sebenarnya DPRD Palembang, hingga saat ini belum tahu masalah tersebut. Tapi pihaknya berharap segera teratasi.

“Intinya untuk kegiatan amal dan sosial, Pemkot Palembang dapat mementingkan kegiatan yang seperti itu. Jangan sampai hal tersebut dihambat-hambat,” ujarnya.

 

TEKS     : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster