OBIT EXPO Empat Lawang, Satu KTP Dapat Dua Bibit Buah

 408 total views,  2 views today

Suasana pembagian bibit buah-buahan dalam agenda OBIT Expo 2014.| Dok KS

Suasana pembagian bibit buah-buahan dalam agenda OBIT Expo 2014.| Dok KS

EMPAT LAWANG – Peringatan hari menanam sejuta pohon dikenal program One Billion Indonesian Trees (OBIT) Expo 2014 Kabupaten Empat Lawang ditandai dengan pembagian bibit pohon buah-buahan gratis oleh Dinas Kehutanan Perkebunan dan Pertambangan Energi (Dishutbuntamben).

Setidaknya ada sekitar 16 ribu bibit pohon ludes dibagikan ke masyarakat, dengan cara menukarkan satu foto copy KTP dengan dua bibit.

Kepala Dishutbuntamben Empat Lawang, H Susyanto Tunut menerangkan, dalam rangka menyukseskan program OBIT, pihaknya telah menyiapkan bibit-bibit pohon untuk ditanam kurang lebih 16 ribu batang. Seperti bibit pohon mangga, rambutan, durian, kelengkeng dan lainnya.

“Bibit-bibit tersebut juga dibagikan ke setiap kecamatan di Empat Lawang untuk ditanam dan diberikan ke warga. Mudah-mudahan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan warga jika bibit-bibit tersebut berbuah,” jelas Susyanto, Rabu (26/11).

Kenapa harus pakai KTP kata Susyanto, agar pembagian bibit merata. Tidak ada warga mengambil lebih banyak sementara ada yang tidak kebagian. Memang sebutnya, jumlah 16 ribu bibit masih kurang, karena antusias warga Empat Lawang sangat besar untuk menanam pohon buah di pekarangan.

Selain pembagian bibit pohon, pihaknya juga menggelar berbagai pameran seperti pameran batu akik sekaligus kontes batu akik, pembangunan. Selain itu juga ada perlombaan cerdas cermat antar pelajar, panduan suara dan buat poster. OBIT Expo yang bertemakan “Hutan lestari untuk mendukung kedaulatan pangan, air dan energi terbarukan” ini dihadiri para jajaran Pemkab Empat Lawang, para tamu undangan, peminat batu akik dan warga lainnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri mendukung penuh program penanaman pohon. Sebab kata HBA, hutan di wilayah Kabupaten Empat Lawang cukup luas, oleh sebab itu kelestarian hutan harus dijaga demi kelangsungan makhluk hidup termasuk manusia pada hari ini, esok dan kedepannya nanti.

Jelas HBA, dengan cara tidak menebang pohon sembarangan, tidak membakar hutan dan lain sebagainya. Terpenting, masyarakat Empat Lawang harus gemar menanam pohon, terutama pohon buah-buahan yang menjadi penghasilan tambahan.

“Hutan di Empat Lawang sangat luas, jika dirusak dampaknya sangat besar. Kita sebagai manusia inila nanti yang merasakan dampak kerusakan hutan tersebut. Oleh sebab itu kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita semua,” kata HBA) yang sekaligus membuka secara resmi OBIT Expo Empat Lawang 2014.

Untuk diketahui, pembagian bibit pohon buah-buahan ramai diminati warga. Antrian panjang pun tak terelakkan saat penukaran kupon bibit dengan KTP di stan utama, begitu juga di lokasi pembagian bibit di belakang Gedung Serbaguna (GSG) Pemkab Empat Lawang. Ramainya peminat bibit buah-buahan, membuat tim Dishutbuntamben terpaksa ekstra ketat saat pembagian.

“Ya biar semua kebagian, nanti kalau tidak dijaga rebutan,” ungkap Oman (35) salah satu penjaga stan bibit.

TEKS:SAUKANI
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster